Tak Masuk Akal, Tarif Parkir RSUD Chasan Boesoirie Ternate Dikeluhkan

Senin, 16 Juni 2025 - 13:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halaman Parkiran RSUD Chasan Basorie Ternate, Maluku Utara || Foto : haerun_kasedata

Halaman Parkiran RSUD Chasan Basorie Ternate, Maluku Utara || Foto : haerun_kasedata

Kasedata.id – Keluhan masyarakat terhadap tarif parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate, Maluku Utara, kembali mencuat pada Senin (16/6/2025). Kali ini, disorot pada biaya administrasi kehilangan karcis yang dinilai tidak masuk akal dan memberatkan pengunjung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kasedata.id, tarif parkir di RSUD Chasan Boesoirie secara umum masih tergolong standar.

Untuk mobil Rp5.000 di jam pertama, Rp3.000 per jam berikutnya dan maksimal Rp10.000. Motor Rp2.000 untuk jam pertama, Rp1.000 per jam hingga maksimal Rp5.000. Namun, menjadi sorotan adalah biaya denda kehilangan karcis. Untuk mobil Rp50.000, dan motor Rp25.000.

“Bayangkan, kami sudah terbebani karena ada keluarga yang sakit, malah harus bayar mahal hanya karena karcis hilang,” ujar Aminah, salah satu pengunjung pasien RSUD dengan nada kecewa.

Ia menambahkan, di tengah kondisi darurat atau situasi emosional saat menjenguk atau merawat pasien, kehilangan karcis bisa saja terjadi. “Apakah pantas kehilangan selembar kertas dibayar Rp50.000?” ungkapnya.

Keluhan senada juga disampaikan pengunjung lainnya yang menganggap sistem parkir di rumah sakit belum berpihak pada publik. Denda kehilangan karcis dianggap tidak manusiawi dan justru memperparah beban psikologis maupun finansial yang ditanggung keluarga pasien.

“Seharusnya ada sistem elektronik atau integrasi KTP agar lebih aman dan efisien. Denda besar seperti ini tidak hanya tidak adil, tapi juga menyakitkan bagi kami yang datang dalam kondisi terdesak,” ujarnya.

Baca Juga :  Forkopimda Malut Keluhkan Sentralisasi Kewenangan Daerah 

Selain masalah denda, pengunjung juga mengeluhkan minimnya papan informasi dan petunjuk di area parkir. Banyak pengendara merasa bingung saat keluar- masuk karena tidak ada kejelasan soal prosedur, tarif, maupun denda.

Situasi ini memunculkan tuntutan agar pihak RSUD meninjau ulang sistem pengelolaan parkir, termasuk transparansi dalam kebijakan denda. Pengunjung berharap, rumah sakit sebagai fasilitas publik dapat menghadirkan solusi lebih adil dan manusiawi, bukan menambah penderitaan.

“Kami hanya minta kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. Rumah sakit harusnya jadi tempat penyembuhan, bukan tempat menambah tekanan hidup,” pungkas Aminah.(*)

Penulis : Haerun Hamid

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 
Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:47 WIT

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:53 WIT

Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Berita Terbaru

Perbaikan jalan utama di Kelurahan Kayu Merah oleh BPJN Maluku Utara [Foto : haerun/kasedata]

Daerah

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Selasa, 7 Jul 2026 - 16:47 WIT

Opini

Brazil vs Norwegia

Minggu, 5 Jul 2026 - 19:38 WIT

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT