DD Tahap II Tersendat, APDESI Halsel Bersikap ke Pempus 

Kamis, 27 November 2025 - 17:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Kebijakan efisiensi anggaran secara nasional berdampak terhadap penyaluran Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2025. Akibatnya, sebanyak 57 desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) hingga kini belum mencairkan DD tahap II.

Wakil Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Halsel,Suaib Yunus, memberi sikap tegas kepada Pemerintah Pusat (Pempus), Suaib menegaskan keterlambatan ini sama sekali bukan disebabkan kesalahan pemerintah desa maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), melainkan akibat langsung dari kebijakan fiskal pemerintah pusat.

“Kebijakan efisiensi diberlakukan secara nasional dan berdampak hampir ke semua desa di Indonesia. Bukan hanya 57 desa di Halsel,” ujarnya kepada media, Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, sedikitnya 55 kabupaten/kota di seluruh Indonesia mengalami kendala serupa. Hambatan ini muncul karena kebijakan efisiensi diterapkan secara tiba-tiba tanpa ada surat edaran resmi dari kementerian terkait.

Suaib menjelaskan, pengajuan penyaluran DD Tahap II membutuhkan sejumlah kelengkapan seperti laporan realisasi DD tahap I dan soft-copy database melalui aplikasi OMSPAN. Namun akses aplikasi tersebut ditutup bersamaan dengan diberlakukannya efisiensi anggaran, sehingga permohonan penyaluran otomatis terhenti.

“Kami dari 57 desa sudah menginput data ke aplikasi OMSPAN, hanya saja sistemnya tidak bisa diakses. Permintaan penyaluran tahap II tersendat karena efisiensi yang diberlakukan serentak di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Padahal, Kabupaten Halmahera Selatan masih berada dalam batas waktu normal untuk melakukan penginputan sesuai regulasi sebelumnya. Situasi semakin sulit setelah terbitnya PMK Nomor 81 Tahun 2025 yang diundangkan pada 19 November 2025 sebagai regulasi baru penyaluran DD tahap II.

Baca Juga :  Sambut FAM-SAH Penuh Meriah, Ini Kata Tokoh Politik di Desa Bega

“Ini bentuk ketidakadilan terhadap 55 kabupaten/kota, termasuk 57 desa di Halsel. Ini bukan kelalaian kami para kepala desa maupun DPMD,” tegas Kades Belang-Belang itu.

Atas kondisi tersebut, DPC APDESI Halsel mendesak DPP APDESI pusat mengambil langkah strategis agar PMK 81/2025 dapat ditinjau ulang terkait mekanisme penyaluran tahap II. Suaib juga berharap Dana Desa Non-Earmark atau DD yang dialokasikan di luar ketentuan baru tetap dapat dicairkan bagi daerah-daerah terdampak.

“Harapan kami, agar Dana Desa Non-Earmark tetap dapat dicairkan di beberapa kabupaten/kota, termasuk 57 desa di Halmahera Selatan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 
Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:47 WIT

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:53 WIT

Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Berita Terbaru

Perbaikan jalan utama di Kelurahan Kayu Merah oleh BPJN Maluku Utara [Foto : haerun/kasedata]

Daerah

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Selasa, 7 Jul 2026 - 16:47 WIT

Opini

Brazil vs Norwegia

Minggu, 5 Jul 2026 - 19:38 WIT

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT