Kasedata.id – Meski pulang tanpa poin usai laga tandang ke markas Malut United di Kota Ternate, Maluku Utara, namun kunjungan skuad Persib Bandung baru-baru ini justru meninggalkan kesan mendalam. Sambutan hangat oleh Pemerintah Kota Ternate dan masyarakat setempat menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menjadi jembatan persaudaraan lintas daerah.
Kesan itu diakui langsung Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar. Ia mengaku tersentuh dengan keramahan warga Ternate serta apresiasi yang diberikan Pemerintah Kota saat berada di Kota Rempah itu.
Sebagai simbol persahabatan dan sportivitas, Umuh bahkan menerima medali kehormatan dari Wali Kota Ternate H. M. Tauhid Soleman, didampingi Wakil Wali Kota Nasri Abubakar, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Rizal Marsaoly.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di sini sangat berkesan. Orang Jawa Barat, masyarakat Ternate dan Maluku Utara semuanya baik, ramah, dan santun,” ujarnya kepada kasedata.id di lobi Bela Hotel International, Ternate, Minggu malam (14/12/2025).
“Saya juga mendapat medali dari Pak Wali Kota Ternate. Terima kasih Pak Wali Kota dan terima kasih untuk seluruh warga Kota Ternate,” tambahnya.
Menurut Umuh, sepak bola tidak semestinya berhenti pada rivalitas diatas lapangan, melainkan harus menjadi ruang mempererat persaudaraan.
“Persib Bandung dan Malut United itu seperti adik dan kakak. Harus saling mendukung,” tegasnya.

Sebagai bentuk balasan atas sambutan hangat itu, Umuh Muchtar menyampaikan komitmen sosial dengan membantu pembangunan Masjid Paguyuban Bandung di Kota Ternate.
“Kita lihat saudara-saudara Paguyuban Bandung disini (ternate) diterima dengan sangat baik. InsyaAllah ada rencana membangun masjid. Walaupun sedikit, saya bantu,” ujarnya.
Ia mengungkapkan telah menyisihkan dana pribadi untuk pembangunan masjid yang berlokasi di Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan.
“Saya sudah menyisihkan dana untuk pembangunan masjid. InsyaAllah kalau sudah rampung, saya bisa datang lagi ke Ternate. Itu janji saya, karena ini demi amal kebaikan,” tegas Umuh.
Komitmen tersebut menjadi penutup manis kunjungan Persib Bandung ke Ternate bahwa hubungan antarklub dan antardaerah tidak berhenti pada 90 menit pertandingan, tetapi berlanjut dalam nilai kemanusiaan, sportivitas, dan persaudaraan.
“Siapa pun orang Ternate dan Maluku Utara yang datang ke Bandung, silakan mampir ke tempat saya. Saya tidak ragu menerima saudara dari Ternate,” tutup H. Umuh Muchtar. (*)
Penulis : Haerun H
Editor : Sandin Ar







![Rustam Ode Nuru. [Foto: Ridal/Kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260401_194152-225x129.jpg)
