Disorot Massa Aksi, Kepala BPJN Malut Beberkan Progres Jalan Nasional

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Latar Kantor BPJN/Kepala BPJN Malut Navy Anugerah Umasangadji [dok : kasedata]

Latar Kantor BPJN/Kepala BPJN Malut Navy Anugerah Umasangadji [dok : kasedata]

Kasedata.id – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku Utara (BPJN Malut), Navy Anugerah Umasangadji, menyatakan pihaknya menghargai perhatian, kepedulian, serta partisipasi masyarakat, termasuk Front Pemuda Peduli Pembangunan Maluku Utara dalam mengawal pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Provinsi Maluku Utara.

Navy menegaskan, BPJN Malut terbuka terhadap kritik, saran, dan pengawasan publik sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sejalan dengan moto “Menghubungkan Wilayah, Menguatkan Masa Depan.”

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi secara konstruktif dengan menyampaikan masukan berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik, BPJN Malut meluruskan sejumlah dugaan yang disampaikan FPP Malut. Navy menjelaskan bahwa pekerjaan pada ruas Sofifi–Weda, Sofifi–Halmahera Utara, serta akses menuju Halmahera Timur, Halmahera Selatan, dan Kota Ternate merupakan bagian dari program pembangunan dan preservasi jalan nasional yang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Irene Apresiasi Kinerja BPJN Malut Tangani Bencana Alam

“Untuk pekerjaan reguler Tahun Anggaran 2025 sebagian besar paket pekerjaan telah selesai 100 persen,” jelasnya.

Sementara, paket pekerjaan yang masih dalam masa konstruksi saat ini menunjukkan progres fisik diatas 90 persen dan direncanakan rampung pada 31 Desember 2025 sesuai dengan masa kontrak.

Adapun penanganan ruas jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD), menurut Navy, sebagian besar menggunakan skema kontrak tahun jamak (multi years contract) yang baru akan berakhir pada tahun 2026.

“Secara kontraktual, pekerjaan itu masih berjalan. Tidak benar jika disebutkan proyek-proyek ini mangkrak atau tidak memiliki kepastian kontrak,” tegasnya.

Menanggapi dugaan mark-up anggaran, BPJN Malut memastikan hal tersebut tidak benar. Seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pekerjaan konstruksi mengacu pada standar biaya dan regulasi resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum.

“Nilai kontrak disusun berdasarkan Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), Harga Perkiraan Sendiri (HPS), serta Reviu Perkiraan Biaya (RPB) yang dilakukan secara berjenjang,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari KLH, Bupati Sula Dorong Pengelolaan Sampah 100 Persen

Navy menambahkan, proses pengadaan dilaksanakan secara transparan dan kompetitif melalui sistem pengadaan elektronik (LPSE) dan berada dibawah pengawasan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta aparat penegak hukum.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada dugaan korupsi maupun konspirasi internal di BPJN Malut,” katanya.

Ia juga membantah keras isu jual beli jabatan. Menurutnya, pengisian jabatan di lingkungan BPJN Malut dilakukan sesuai mekanisme kepegawaian yang berlaku, berbasis kompetensi dan kinerja, serta mendukung reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Dalam aspek pengendalian mutu, BPJN Malut menerapkan pengawasan menyeluruh dan ketat, mulai dari pengujian material di laboratorium kompeten, persetujuan Job Mix Formula (JMF/JMD), pengawasan lapangan harian oleh konsultan pengawas dan tim teknis, hingga penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

Sebelumnya, Front Pemuda Peduli Malut (FPP Malut) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Ternate dan Kantor BPJN Malut, Senin (22/12/2025). (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional
Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027
Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah
HUT Malut ke-27 Bukan Sekadar Pesta, Layanan Publik hingga 700 Lowongan Dibuka
Kepala Balitbangda Malut Segera Ditentukan, BKD : SK Disiapkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:38 WIT

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIT

Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:24 WIT

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:32 WIT

KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Berita Terbaru

Gubernur Sherly Tjoanda Laos membuka secara resmi lomba menembak di Lapangan Tembak Brimob Polda Maluku Utara. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Sherly Tantang Perbakin Malut Lahirkan Jawara Nasional

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:38 WIT

Personel Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha saat melakukan pemantauan terhadap titik karhutla di lokasi TPA Takome

Peristiwa

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:24 WIT