Respon Cepat Pemkot Ternate Redam Aksi Protes Warga Dufa-Dufa

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate merespons cepat aksi protes warga dan buruh di Kelurahan Dufa-Dufa terkait pemindahan rute kapal yang dinilai berdampak pada perekonomian masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr.Rizal Marsaoly, turun langsung ke lokasi aksi pada Kamis (26/2/2026) untuk berdialog dengan massa. Aksi tersebut memprotes pemindahan rute dua kapal operasional, KM Queen Mary dan KM Cahaya Nusantara, dari Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II ke Pelabuhan Ahmad Yani.

Aksi mengatasnamakan front Pelaku Usaha dan Buruh menuntut ini menilai kebijakan pemindahan rute kapal berpotensi mematikan roda ekonomi warga Dufa-Dufa yang selama ini bergantung pada aktivitas pelabuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialog bersama warga, Rizal menegaskan pemerintah kota tidak tinggal diam dan berkomitmen mencari solusi agar pelayanan kapal kembali berjalan melalui Pelabuhan Dufa-Dufa.

Baca Juga :  Bulan Kemerdekaan, PUPR Pastikan Jalan Pulau Makean Rampung

“Saya hadir di sini bersama masyarakat. Saya pastikan persoalan ini segera ditangani. Kita ingin pelayanan tetap berjalan dan masyarakat tidak dirugikan,” tegas Rizal di hadapan massa.

Rizal didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate Faizal Badaruddin, Camat Ternate Utara, Lurah Dufa-Dufa, perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Ternate (KSOP), Kapolsek Ternate Utara, serta anggota DPRD Kota Ternate.

Sementara, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Kelas II Ternate, Sugandi, menjelaskan  pengalihan rute kapal dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis pelayaran.

Meski demikian, KSOP membuka ruang koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengembalikan operasional kapal melalui Pelabuhan Dufa-Dufa.

Baca Juga :  Realisasi Program Tiga OPD Kota Ternate Masih Terlambat

Setelah proses mediasi, warga bersedia membuka blokade jalan yang sempat mengganggu arus lalu lintas menuju bandara. Massa kemudian bergerak menuju Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II untuk memastikan kapal kembali bersandar.

Sorak warga pecah saat KM Queen Mary terlihat merapat di dermaga. Aktivitas bongkar muat pun kembali berjalan normal.

Rizal juga mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkait penanganan persoalan tersebut. Ke depan, pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan fasilitas Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II agar pelayanan pelayaran lebih optimal.

“Kita ingin ada pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang. Pelabuhan Dufa-Dufa harus tetap menjadi akses penting bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Menko Pangan Targetkan 35.000 Kopdes Beroperasi September 2026
Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional
Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah
BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka
Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat
Ritual Sigofi Ake Sambut HUT Kemerdekaan di Ternate

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Menko Pangan Targetkan 35.000 Kopdes Beroperasi September 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIT

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIT

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:12 WIT

500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah

Berita Terbaru

Daerah

Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:23 WIT