Pemkot Ternate Validasi Rumah Rusak Jadi Dasar Penyaluran Bantuan

Selasa, 7 April 2026 - 13:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Tonny S Pontoh [dok : kasedata]

Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Tonny S Pontoh [dok : kasedata]

Kasedata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) melakukan verifikasi data kerusakan bagunan akibat dampak gempa bumi di Kecamatan Pulau Batang Dua beberapa waktu lalu.

Verifikasi serta menghitung dampak kerusakan secara menyeluruh ini dilakukan Disperkimtan Kota Ternate untuk dijadikan dasar penyaluran bantuan. Data tersebut, nantinya dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Pusat.

Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Tonny S Pontoh, mengatakan verifikasi itu saat dirinya mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Rizal Marsaoly,  selaku Ketua Posko Penanganan Gempa Bumi berkunjung ke Batang Dua untuk mendata kerusakan rumah, sekolah dan tempat ibadah. Dalam kesempatan itu juga, Pemerintah Kota menyalurkan bantuan berupa logistik dan kebutuhan lainnya.

“Ini dilakukan supaya bisa diketahui siapa saja pemilik rumah yang terkena dampak gempa. Lalu selanjutnya dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mencocokkan kembali data korban terdampak,” ujar Tonny.

Ia menyebut bahwa proses pendataan sejak hari pertama dimulai dari Kelurahan Mayau, Perum, Lelewi, Bido, Tifure dan Pantai Sagu. Saat ini, datanya sudah masuk di Pemerintah Kota Ternate. Selanjutnya akan dicocokkan oleh Dukcapil melalui kartu identitas (KTP) milik warga terdampak.

Baca Juga :  Seleksi Dirut Perumda Ake Gaale Ternate, Pansel Segera Dibentuk

“Karena ini nantinya dijadikan sebagai bahan laporan Pemerintah Kota Ternate kepada Gubernur Maluku Utara hingga pemerintah pusat atau di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP),” jelas Tonny.

Dari jumlah 233 rumah yang mengalami kerusakan termasuk gereja dan sekolah sedang didata kembali, baik rusak berat, ringan dan sedang. Data ini dipakai untuk dilaporkan ke pemerintah pusat.

“ Sekda akan menyampaikan ke Pemerintah Provinsi Malut, selanjutnya dibawah ke Pemerintah Pusat agar bantuan dapat disalurkan sesuai data korban,” pungkas Tony.  (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Huntap Jambula Jadi Rujukan, Pemprov Jatim Studi Tiru ke Ternate
Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi
Terjerat Dugaan Korupsi, Eks Kadis DKP Malut Pamit dari Gosale
Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti
Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai
Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka
DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran
80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIT

Huntap Jambula Jadi Rujukan, Pemprov Jatim Studi Tiru ke Ternate

Rabu, 9 September 2026 - 09:25 WIT

Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi

Selasa, 8 September 2026 - 16:56 WIT

Terjerat Dugaan Korupsi, Eks Kadis DKP Malut Pamit dari Gosale

Selasa, 8 September 2026 - 14:07 WIT

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Selasa, 8 September 2026 - 13:48 WIT

Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka

Berita Terbaru

Pendidikan

RSUD Chasan Boesoirie Dukung Penuh UMMU Buka FKG

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:14 WIT

Prosesi MoU antara UMMU dan Klinik MDC Ternate [dok : Ani/kasedata]

Pendidikan

Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis

Rabu, 9 Sep 2026 - 08:07 WIT