Banjir Landa Tiga Kelurahan di Ternate Selatan, Warga Dievakuasi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 22:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat mengevakuasi warga di Ternate Selatan || Foto : Basarnas

Tim SAR saat mengevakuasi warga di Ternate Selatan || Foto : Basarnas

Kasedata.id – Hujan deras mengguyur Kota Ternate sejak Sabtu siang hingga malam hari, 21 Juni 2025, menyebabkan banjir di sejumlah kelurahan di Kecamatan Ternate Selatan. Derasnya intensitas hujan membuat debit air meningkat tajam di beberapa titik rawan.

Tiga kelurahan terdampak paling parah adalah Gambesi, Sasa, dan Jambula. Air bah meluap dengan cepat merendam permukiman warga.

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga terjebak di dalam rumah mereka. Warga kemudian menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate untuk meminta evakuasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi laporan tersebut, sekitar pukul 20.50 WIT, Tim Rescue Kantor SAR Ternate langsung bergerak menuju lokasi terdampak banjir. Dengan menggunakan peralatan SAR air, tim mengevakuasi sejumlah warga ke tempat lebih aman.

Baca Juga :  Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

“Warga dari Kelurahan Jambula, Sasa, dan Gambesi yang terdampak banjir telah dievakuasi sementara ke Kantor SAR Ternate untuk menghindari risiko yang lebih besar,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani.

Selain evakuasi, tim SAR juga melakukan patroli dan pemantauan di beberapa titik rawan bencana di wilayah Kota Ternate. Beberapa lokasi lainnya, seperti Kelurahan Fitu, Gambesi, Sasa, dan kompleks BTN, dilaporkan mengalami longsor, meskipun hingga berita ini diturunkan belum ada laporan korban jiwa.

Baca Juga :  Final Liga Pelajar 2025, SMPN 6 Siap Tempur BINTER Sore Ini

Hujan masih terus mengguyur Kota Ternate dan sekitarnya hingga malam hari ini. Menyikapi cuaca ekstrem tersebut, Iwan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di luar rumah saat terjadi hujan lebat, angin kencang, atau petir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah-daerah rawan seperti lereng longsor dan aliran sungai yang berpotensi banjir. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi Basarnas melalui Emergency Call 115,” ujarnya.

Hingga kini, pihak Basarnas terus siaga dan melakukan pemantauan intensif. (*)

 

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak
SRT 1 Tak Kunjung Rampung, Wagub Maluku Utara Tagih Komitmen Kontraktor
Revitalisasi BUMD Diuji, Pemprov Malut Bidik Mesin Baru PAD

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Rabu, 30 September 2026 - 13:40 WIT

Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah

Selasa, 29 September 2026 - 18:56 WIT

Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT