Bertindak Overacting, Kunker Gubernur Sherly dan Deputi BNPB RI di Halsel Ricuh

Selasa, 1 Juli 2025 - 00:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos, saat melaksanakan Kunker di Halmahera Selatan.

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos, saat melaksanakan Kunker di Halmahera Selatan.

Kasedata.id – Kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Provinsi Maluku Utara bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB RI di Posko Induk Dapur Umum kompleks lapangan Merdeka, Kabupaten Halmahera Selatan, sempat ricuh.

Insiden ini terjadi secara spontan usai Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menemui warga terdampak banjir di tenda BNPB, Senin (30/6/2025) namun di halangi para aparat keamanan dan ajudan Gubernur (ADC).

Aksi saling dorong akhirnya tidak terelakan antara aparat, ADC dan wartawan, sehingga membuat awak media mengamuk karena merasa diperlakukan tidak adil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amatan kasedata.id, ditengah Kunker tadi tampak warga diberikan keleluasaan oleh aparat untuk berfoto selfi dan jabat tangan dengan Gubernur.

Baca Juga :  Mengapa Gedung Kanwil Kemenkum Malut 41 Miliar Belum Difungsikan

“Saat hendak mau ditemui wartawan untuk diwawancarai dengan spontan para jurnalis dihalangi. Padahal, kehadiran kami (wartawan) dilokasi juga di undang untuk meliput kegiatan kunjungan Gubernur dan Deputi BNPB,“ ucap Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halmahera Selatan, Nandar Jabid dengan nada kesal.

Aksi saling dorong antara aparat keamanan, ADC Gubernur dan Wartawan yang hendak melakukan peliputan.

“Ibu Gubernur sendiri tak keberatan diwawancarai. Tetapi kenapa para aparat dan ajudan yang berlebihan,” sambungnya.

Wartawan Media Harian Fajar Malut yang juga sekretaris PWI Halsel, itu secara tegas mengecam tindakan penghalangan terhadap para jurnalis. Menurutnya, ini bagian dari bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan.

Baca Juga :  DPRD Ternate Paripurna Pemandangan Umum LPP APBD 2024

Ia juga menyayangkan kinerja bagian Protokoler Pemkab Halmahera Selatan, yang semestinya melakukan komunikasi dengan protokoler Pemprov Malut dan ajudan Gubernur terkait agenda konferensi pers.

“Saya kira setiap ada kunjungan atau kegiatan yang melibatkan pejabat tinggi pasti tidak luput dari kejaran wartawan. Untuk itu Pemkab setempat melalui Bagian Protokoler sudah harus mengatur semuanya. Ini pengalaman agar kedepan tidak terulang lagi,” cetusnya.

Diketahui, atas insiden ini sejumlah awak media di Halmahera Selatan mengaku kecewa sehingga bertekad akan memboikot pemberitaan terkait kunjungan kerja Gubernur Maluku Utara bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB RI dan rombongan di Halmahera Selatan. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua
Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan
Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo
DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona
Komisi IV DPRD Malut Soroti Kerusakan Kelas dan Sertifikasi Guru
Ketum KONI Ternate Pantau Latihan Atlet Porprov
Mudik Bersubsidi 2026 Tuntas, 12 Ribu Lebih Warga Malut Terlayani Aman dan Terjangkau
Pemkab Halsel Perkuat Displin dan Kinerja ASN

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:12 WIT

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua

Kamis, 2 April 2026 - 14:39 WIT

Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan

Kamis, 2 April 2026 - 11:24 WIT

Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo

Rabu, 1 April 2026 - 17:41 WIT

DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona

Rabu, 1 April 2026 - 17:11 WIT

Komisi IV DPRD Malut Soroti Kerusakan Kelas dan Sertifikasi Guru

Berita Terbaru