Halsel Darurat Cuaca Ekstrem, BPBD Catat 116 Kejadian 

Rabu, 29 Oktober 2025 - 22:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Halsel, Aswin Adam

Kepala BPBD Halsel, Aswin Adam

Kasedata.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan mencatat sebanyak 116 kejadian bencana yang melanda wilayah di Halsel sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 92 kejadian diantaranya berdampak signifikan terhadap masyarakat.

Kepala BPBD Halsel, Aswin Adam, mengatakan dari total kejadian bencana adalah banjir menjadi peristiwa paling dominan dengan 76 kasus. Disusul abrasi pantai sebanyak 14 kejadian, angin kencang 10 kejadian, longsor 7 kejadian, dan kebakaran permukiman 9 kejadian.

“Aspek meteorologis dan klimatologis seperti curah hujan tinggi, angin kencang, serta fenomena pasang surut laut ekstrem menjadi pemicu utama bencana pada tahun ini,” ujar Aswin dalam keterangan resmi diterima media ini, Rabu (29/10/2025).

Ia menambahkan bahwa dari 116 kejadian tercatat sebanyak 5.324 kepala keluarga atau 18.761 jiwa terdampak langsung secara sosial maupun ekonomi.

“Dampak sosial dan ekonomi cukup terasa terutama di wilayah pesisir dan daerah rawan banjir. Kami terus melakukan langkah-langkah mitigasi dan penanganan darurat sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana,” jelasnya.

Baca Juga :  Sosiologi FISIP UMMU, Ruang Belajar Membaca Realitas Sosial

Sebagai bentuk penanganan, BPBD Halsel telah melakukan berbagai langkah strategis. Mulai dari penyaluran bantuan logistik, pekerjaan fisik penanganan darurat, hingga bantuan perbaikan rumah bagi korban bencana.

“Kami berkomitmen agar setiap respon bencana selalu adaptif terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Pemantauan kondisi cuaca, terus kami lakukan melalui koordinasi dengan BMKG sekaligus mengintensifkan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat di wilayah paling rawan,” pungkas Aswin. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum
Reses di SMAN 2 Ternate, Is Suaib Disodori Usulan Laboratorium Robotik dan Tunjangan Guru
Muhajirin Bailussy Serap Keluhan Warga Pulau Ternate, Masalah Infrastruktur hingga HPK Jadi PR
Warga Bukulasa Tagih Janji Politik Wali Kota Tidore
Husni Bopeng Tampung Aspirasi Warga Sulamadaha dari Petani sampai UMKM
Tak Asal Tunjuk, PUPR Malut Pastikan PPK 2026 Berdasarkan Regulasi
Pemprov Malut Terapkan Sistem Talenta, Tak Ada Lagi ASN Modal Kedekatan
DPRD Malut dan Pemprov Geram Solar Subsidi Langka di Pasaran

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:14 WIT

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:10 WIT

Reses di SMAN 2 Ternate, Is Suaib Disodori Usulan Laboratorium Robotik dan Tunjangan Guru

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:45 WIT

Muhajirin Bailussy Serap Keluhan Warga Pulau Ternate, Masalah Infrastruktur hingga HPK Jadi PR

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:14 WIT

Warga Bukulasa Tagih Janji Politik Wali Kota Tidore

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:29 WIT

Husni Bopeng Tampung Aspirasi Warga Sulamadaha dari Petani sampai UMKM

Berita Terbaru

Farida Djama, saat menggekar reses di SMA Negeri 1 Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

Farida Djama Reses di SMAN 1 Ternate, Tampung Aspirasi Guru

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:09 WIT

BPN Ternate, Shendy Yulanda Putra/Villa Lago Montana [dok : kasedata]

Daerah

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:14 WIT

Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Ternate, Rusli Jafar [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

SMA Negeri 10 Ternate Jalankan LSP 2026–2028 Wakili Malut

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:11 WIT