Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe menunjukkan komitmen yang sangat dalam membangun birokrasi berbasis kompetensi dan merit sistem untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026.
Keseriusan itu terlihat dalam Sosialisasi Manajemen Talenta dan Coaching Aplikasi SIMATA BKN yang digelar di UPT BKN Ternate, Selasa–Rabu, 12–13 Mei 2026.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku Utara, Zulkifli Bian, menegaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta menjadi langkah penting untuk menciptakan sistem birokrasi yang profesional, terukur, dan bebas dari pola penempatan jabatan yang tidak berbasis kemampuan.
“Ke depan pengisian jabatan strategis tidak bisa lagi dilakukan asal tunjuk. Semua harus berbasis kompetensi, rekam jejak, dan potensi ASN yang terukur,” tegas Zulkifli, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang dibuka Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur BKN, Dr. Herman bersama Kepala Kanreg XI BKN Manado, Dr. Akhmad Syauki, itu menghadirkan Koordinator Manajemen Talenta Kanreg XI BKN, Agustina Dorsima Dolonseda sebagai narasumber utama.
Sebanyak 345 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan pejabat yang telah mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) dan Profiling ASN sebagai bagian dari pembangunan Manajemen Talenta di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Menurut Zulkifli, melalui coaching aplikasi SIMATA, para pejabat struktural maupun Jabatan Fungsional Madya dapat melihat secara langsung hasil pemetaan kinerja dan potensi diri melalui sistem kotak 9 talenta.
“ASN bisa mengetahui keunggulan, kapasitas, hingga kekurangan yang perlu diperbaiki. Ini menjadi dasar penting untuk menyiapkan calon pemimpin birokrasi yang benar-benar siap bekerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, validitas dan kualitas data ASN menjadi kunci utama dalam implementasi Manajemen Talenta. Karena itu, pembaruan data harus dilakukan secara berkala agar proses pengambilan keputusan berjalan objektif dan tepat sasaran.
“Manajemen Talenta adalah mesin utama Sistem Merit. Dari sini kita menyiapkan suksesor birokrasi yang mampu bergerak cepat, profesional, dan siap mengeksekusi program kepala daerah,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi


![Sekretaris Umum KONI Ternate Ismunandar Fabanyo dan Ketua Harian Zulkifli Zam Zam, saat mengekuti CDM2- DRM di Halmahera Utara [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/Picsart_26-05-12_19-30-17-401-225x129.jpg)




