Oleh : Almun Madi
(Pencinta Olahraga Running)
Langit kota telah jingga, penanda senja telah tiba. Pukul 16.30 WIT, tujuh orang pencinta olahraga lari berkumpul, dibawah pimpinan Kadispora Kota Ternate Sutopo Abdullah, berinisiatif mengambil garis star di depan Lago Montana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebuah Villa yang saat ini ramai dikunjungi warga kota terutama Gen Milenial dan Z. Mereka datang sekedar berswafoto dan menikmati kopi/menu lainnya, tentu juga menikmati panorama.
Lago Montana berada tepat di atas tebing yang hijau, ada danau di bawahnya. Danau ini bagian dari produk vulkanik Gamalama (Maar). Selain Maar, produk serupa adalah kaldera. Keduanya memiliki kesamaan tapi yang membedakannya adalah yang satunya akibat ledakan dan yang satunya akibat runtuhan pada puncak atau tubuh gunung api. Maar terbentuk akibat ledakan kuat dari gunung berapi. Untuk produk vulkanik Gamalama, ada maar Tolire dan maar Ngade.
Keduanya masuk dalam daftar 19 geosite yang di tetapkan oleh Pemerintah Kota Ternate dalam mendukung usulan Geopark Ternate. Maar Ngade bedinding terjal. Kalau Anda berada di atas dinding terjal ini, dan membuang pandangan dari kejauhan ada gugusan gunung dan pulau vulkanik: Maitara, Kie Matubu, Mare, Moti dan Kie Besi. Sangat indah dipandang mata.
Pemerintah kota Ternate sejatinya lebih serius dalam mengeksplorasi potensi-potensi geosite tersebut dengan menyiapkan infrastruktur pendukung seperti usaha kecil menengah di setiap 19 potensi geosite tersebut, dalam rangka menjadikan Ternate/Gamalama sebagai destinasi wisata berbasis edukasi geologi. Sebab jika sebuah kawasan dapat dijadikan sebagai kawasan geopark, selain geodiversity tentu juga didukung dengan biodiversity, dan culturdiviersity. Untuk mendukung itu, butuh infrastruktur pendukung.
Dan mungkin Lago Montana telah memulai itu. Siapa pemilik Lago Montana? Ia adalah seorang pengusaha milenial. Namanya Agusti Talib (Sapaan akrabnya Gusti). Ia lahir bukan dari keluarga berada. Ia adalah salah satu anak desa yang ulet dalam berbisnis sejak usia remaja, sejak di desanya (Sambiki-Anggai) ada tambang rakyat, sejak ituIah naluri bisnisnya dimulai.
Gusti pernah masuk dalam bursa pencalonan bupati Halmahera Selatan 2024. Namun Ia mengurung niat politiknya itu dan kembali fokus sebagai pengusaha muda_milenial. Idenya untuk mengeksplorasi potensi wisata Fitu Puncak sangat brilian dan tak terduga. Bagi Anda pencinta running, penyuka traveling, atau hobi geotrail tentu kawasan ini wajib menjadi pilihan Anda.
Kembali ke ikhwal Lari di Lago Montana. Berlari saat senja dan mengelilingi danau Laguna dengan star/finish di Lago Montana bukan hanya sekedar lari, tapi berlari dan berwisata: menikmati alam nan asri, menyusuri bukit, dan memandangi panorama gugusan pulau vulkanik.
Selain menjaga kebugaran, kita juga menemukan kesejukan di bawah rindangnya pohon cengkeh dan pala, di puncak Fitu dan Ngade. Satu jalur running yang eksotik, sejuk dan menyehatkan.
Dan yang paling mengejutkan, ternyata ada juga beberapa bangunan rumah dan villa sederetan Lago Montana, bahkan ada sebuah bangunan playground di puncak. Saya pun bergumam “Wah. Bangunan-bangunan ini aman-aman saja dari dulu”. (*)
Penulis : Almun Madi
Editor : Redaksi


![Peta running dengan titik star/finish depan Villa Lago Montana [dok : cak mun]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0018-225x129.jpg)
![Almarhum mantan Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman [Foto : istimewa]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260510_002827-225x129.jpg)

![Proses evakuasi korban meninggal pendaki gunung dukono [Foto : istimewa]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260509_215712-225x129.jpg)

