Husni Bopeng Tampung Aspirasi Warga Sulamadaha dari Petani sampai UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, menyerap aspirasi warga saat menggelar reses masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate. || dok : Ilham/Kasedata

Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, menyerap aspirasi warga saat menggelar reses masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id Wakil Ketua II DPRD Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, dibanjiri keluhan dan aspirasi warga saat menggelar reses masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh antusias itu, masyarakat secara terbuka menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi. Mulai dari kebutuhan bantuan pertanian dan nelayan, pemberdayaan UMKM perempuan, hingga kerusakan Pelabuhan Hiri yang dinilai semakin menghambat aktivitas ekonomi warga.

Sebagai legislator dari Dapil I Kota Ternate–Kabupaten Halmahera Barat, Husni menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab penuh untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat di dua wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena saya terpilih di Dapil I Ternate-Halmahera Barat, maka sudah menjadi kewajiban saya memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” tegas politisi NasDem itu.

Husni menyebut, reses bukan sekadar agenda formal DPRD, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi di lapangan. Mulai dari kebutuhan petani, nelayan, pengembangan lingkungan, hingga pembinaan generasi muda.

Ia bahkan memastikan, sejumlah bantuan bisa langsung direalisasikan apabila barang atau kebutuhan yang diminta tersedia.

“Kalau permintaan masyarakat dan barangnya ada, saya siap bantu langsung,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Malut Perkuat Sinergi dengan TNI

Tak hanya itu, Husni juga membuka peluang besar bagi anak-anak muda dan masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan kerja melalui pelatihan las maupun operator alat berat. Menurutnya, program tersebut dapat diusulkan melalui dirinya untuk diteruskan ke instansi terkait agar masyarakat memiliki peluang kerja yang lebih luas.

“Kalau ada masyarakat yang ingin ikut kursus las atau operator alat berat, silakan hubungi saya. Nanti saya bantu proses persyaratannya,” katanya.

Dalam sesi dialog, Irham Suleman mewakili kelompok petani meminta agar bantuan pertanian benar-benar disalurkan kepada kelompok tani, bukan hanya dinikmati secara pribadi oleh oknum tertentu.

“Kami berharap bantuan pertanian tepat sasaran dan benar-benar dinikmati kelompok tani,” ucap Irham.

Ia juga meminta perhatian serius terhadap pembangunan jalan tani yang selama ini menjadi akses utama para petani di Sulamadaha. Tak hanya sektor pertanian, Irham turut menyoroti kondisi Pelabuhan Hiri yang dinilai sudah sangat memprihatinkan.

“Warga Sulamadaha banyak yang hidup dari bertani, nelayan, dan UMKM karena ini daerah wisata. Jadi fasilitas penunjang harus diperhatikan,” tandasnya.

Keluhan serupa juga datang dari tokoh pemuda setempat. Mereka menilai kerusakan pelabuhan membuat aktivitas transportasi laut terganggu dan berdampak langsung terhadap kawasan wisata serta pendapatan para tukang ojek dan pelaku usaha kecil.

Baca Juga :  Dokumen Kehutanan “Usang”, Pemprov Malut Bakal Revisi

Sementara itu, Rita Amir mewakili kelompok perempuan meminta bantuan alat usaha seperti mesin parut kasbi dan peralatan produksi keripik. Menurutnya, kelompok perempuan di Sulamadaha sebenarnya sudah mengikuti pelatihan pemberdayaan dan mengajukan proposal bantuan, namun hingga kini belum juga terealisasi.

“Kami sudah ikut pelatihan dan masukkan proposal. Kami berharap bantuan alat usaha segera diberikan,” katanya.

Rita juga menyoroti dampak kerusakan Pelabuhan Hiri terhadap aktivitas perdagangan masyarakat. Selama empat bulan terakhir, para pelaku UMKM mengaku mengalami penurunan pendapatan akibat perpindahan lokasi sandar kapal.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Husni Bopeng memastikan dirinya akan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Sulamadaha, mulai dari bantuan untuk petani dan nelayan, dukungan UMKM, hingga percepatan perbaikan Pelabuhan Hiri.

Menurutnya, pelabuhan tersebut merupakan urat nadi mobilitas masyarakat dan memiliki peran penting dalam menunjang transportasi, sektor wisata, hingga keberlangsungan ekonomi warga di Sulamadaha dan Pulau Hiri.

“Kalau Pelabuhan Hiri kembali normal, akses transportasi lancar, wisata hidup, dan UMKM masyarakat juga bisa kembali bergerak maksimal,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT