Ini Jumlah Buruh dan Perusahaan Swasta di Halsel 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 18:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daud Djubedi. || dok : Ridal/Kasedata

Daud Djubedi. || dok : Ridal/Kasedata

Kasedata.id Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Halmahera Selatan, mencatat jumlah perusahaan swasta yang saat ini beroperasi di Halmahera Selatan sebanyak 24 Perusahaan. Sementara jumlah tenaga buruh sebanyak 23.055 orang.

Kepala Disnakertrans Halsel, Daud Djubedi menyebut, perusahaan yang terdaftar di Nakertrans semuanya perusahaan swasta, terbagi atas 10 perusahaan bergerak di sektor industri, 8 perusahaan sektor pertambangan, 1 perusahaan sektor perkebunan, 2 perusahaan sektor Parawisata, dan 3 perusahaan di sektor perikanan.

“Kalau jumlah angkatan kerja lokal kita 8.436 orang. Angkatan kerja antar daerah ada 1.073, dan untuk tenaga kerja asing ada 3.882 orang, maka total 23.055 orang. Kalau perusahaan totalnya 24 perusahaan,” kata Daud Djubedi kepada awak media, Selasa (7/10/2025).

Ditanya soal tenaga kerja lokal khususnya di Halsel, ia menyebut belum terdata, dan sementara ini diupayakan untuk didata. Meski begitu, ia merinci tenaga kerja lokal untuk perempuan sebanyak 579 orang, dan tenaga kerja perempuan antar daerah sebanyak 526 orang.

“Kita akan berusaha agar perusahaan di Halmahera Selatan ini didominasi oleh tenaga kerja lokal kita yang memiliki skill diatas rata-rata agar penempatan mereka di perusahaan mendapatkan posisi yang baik. Dengan begitu pendapatan mereka juga akan meningkat,” sebutnya.

Baca Juga :  Gunakan DID, Pemkot Ternate Prioritaskan Rehabilitasi Jalan 20 Titik

Daud bilang, saat ini pihaknya tengah berupaya membangun apa yang disebut dengan ABG (akademik bisnis government) dengan melibatkan perguruan tinggi lokal dan lembaga yang bersertifikasi seperti BLK Yang punya standar, serta pihak perusahaan.

“Hal ini dilakukan agar jumlah tenaga kerja yang dilatih sebanding dengan kebutuhan dan permintaan penempatan di perusahaan. Ini yang kita dorong sehingga tenaga kerja lokal kita bisa memiliki skill diatas rata-rata,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tak Sekedar Jadi Jurnalis, Husen Hamid Pilih Berjuang demi Gizi Anak di Pelosok Taliabu
Pemkab Halsel Tunggu Juknis untuk Cairkan THR  
Ramadan, Harga Ayam di Halmahera Selatan Naik
Tarawih Perdana di Pulau Hiri Ternate Diterjang Banjir
Ternate Jadi Pilot Project Bansos Digital 2027
Resmi Dilantik, Ikbal Nahkodai IKB Masatawa Halsel
Kasus Bullying Siswa SD 32 Ternate Perlu Pendampingan Khusus
Listrik Masuk Gane Luar, Penantian Warga Terjawab

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:06 WIT

Tak Sekedar Jadi Jurnalis, Husen Hamid Pilih Berjuang demi Gizi Anak di Pelosok Taliabu

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:54 WIT

Pemkab Halsel Tunggu Juknis untuk Cairkan THR  

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:47 WIT

Ramadan, Harga Ayam di Halmahera Selatan Naik

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:03 WIT

Ternate Jadi Pilot Project Bansos Digital 2027

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:12 WIT

Resmi Dilantik, Ikbal Nahkodai IKB Masatawa Halsel

Berita Terbaru

Ketua Panitia, Dr. Fachria Yamin Marasabessy [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

UT Maluku Utara Gelar OSMB dan PKBJJ Mahasiswa Baru

Sabtu, 21 Feb 2026 - 23:21 WIT

Plt BPKAD, Farid Husen

Daerah

Pemkab Halsel Tunggu Juknis untuk Cairkan THR  

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:54 WIT

Daerah

Ramadan, Harga Ayam di Halmahera Selatan Naik

Kamis, 19 Feb 2026 - 20:47 WIT