Kasus Bullying Siswa SD 32 Ternate Perlu Pendampingan Khusus

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Bidang Pendampingan dan Hukum UPTD PPA Kota Ternate, Nurdewa Safar [Foto : sukarsi/kasedata]

Staf Ahli Bidang Pendampingan dan Hukum UPTD PPA Kota Ternate, Nurdewa Safar [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Ternate menilai kasus perundungan atau bullying yang melibatkan seorang siswa SD Negeri 32 Kota Ternate harus membutuhkan pendampingan khusus dan penanganan mendalam.

Staf Ahli Bidang Pendampingan dan Hukum UPTD PPA Kota Ternate, Nurdewa Safar, mengatakan kasus itu harus ditelusuri secara komprehensif dengan melibatkan pendampingan psikologis guna mengetahui faktor yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

“Kasus anak SD 32 butuh tim khusus untuk menangani dan melihat aspek-aspek yang terjadi. Kami akan melakukan langkah-langkah tentatif dan urgensi dalam proses penanganan anak,” ujarnya kepada kasedata.id baru-bru ini.

Menurut Nurdewa, tindakan dilakukan anak perlu dianalisis dan diadvokasi secara menyeluruh agar diketahui penyebab yang mendorong terjadinya peristiwa tersebut.

“Karena keluarga sudah melaporkan ke pihak berwajib. Maka selain melihat tindakan yang dilakukan anak, kami juga harus menganalisis faktor yang melatarbelakangi agar penanganannya sesuai dengan kebutuhan anak,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pendampingan tidak hanya difokuskan pada anak, tetapi juga melibatkan orang tua melalui asesmen khusus.

Baca Juga :  Kelurahan Kayu Merah Ternate Sambut Positif Koperasi Merah Putih 

“Kami tidak bisa mengambil sampel hanya dari satu pihak. Orang tua juga perlu didampingi dan dilakukan asesmen untuk mengetahui apa yang sebenarnya dialami anak,” katanya.

UPTD PPA telah melimpahkan penanganan lanjutan kepada tenaga psikolog untuk memastikan tumbuh kembang anak tetap terpantau.

“Proses hukum tetap berjalan, namun kami fokus melihat latar belakang kasus ini. Penanganan sudah diserahkan kepada ahli psikologis agar tumbuh kembang anak tetap terjaga. Semua dilakukan secara kolaboratif agar langkah yang diambil sesuai dengan hasil asesmen,” pungkas Nurdewa. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 
Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:47 WIT

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:53 WIT

Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Berita Terbaru

Perbaikan jalan utama di Kelurahan Kayu Merah oleh BPJN Maluku Utara [Foto : haerun/kasedata]

Daerah

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Selasa, 7 Jul 2026 - 16:47 WIT

Opini

Brazil vs Norwegia

Minggu, 5 Jul 2026 - 19:38 WIT

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT