KAMMI Desak Hentikan Sistem Parkir di RSUD Chasan Boesoirie Ternate

Kamis, 24 Juli 2025 - 10:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PW KAMMI Maluku Utara, Rafsan || Dok : kasedata

Ketua PW KAMMI Maluku Utara, Rafsan || Dok : kasedata

Kasedata.id – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Maluku Utara mendesak untuk menghentikan penerapan Mobile Parking System (MPS) di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Kebijakan parkir berbayar ini dinilai membebani bagi keluarga pasien ketika mendampingi anggota keluarganya sedang dirawat.

Penerapan sistem parkir otomatis di rumah sakit rujukan terbesar di Maluku Utara ini bahkan dianggap bertentangan dengan semangat UU Kesehatan. Pasalnya, tarif diberlakukan dinilai tidak masuk akal dan berpotensi menjadi bentuk komersialisasi layanan dasar. Untuk kendaraan roda dua, tarif parkir dikenakan Rp2.000 pada jam pertama dan Rp1.000 untuk setiap jam berikutnya, dengan batas maksimal Rp5.000. Sedangkan untuk kendaraan roda empat, tarif dimulai dari Rp5.000 pada jam pertama dan Rp3.000 untuk setiap jam berikutnya dengan batas maksimal Rp10.000. Belum lagi, denda kehilangan karcis parkir yang mencapai Rp50.000 untuk mobil dan Rp25.000 untuk motor.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan di Kayu Merah Ternate, Turnamen Sepak Bola Sukses Digelar

“Ini jelas bertentangan dengan semangat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang menekankan pentingnya akses dan fasilitas kesehatan tanpa diskriminasi. Kebijakan ini justru menjadi beban tambahan bagi keluarga pasien, yang notabene adalah kelompok rentan,” ujar Rafsan, Ketua PW KAMMI Maluku Utara dalam siaran pers yang diterima redaksi kasedata.id, Kamis (24/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rafsan menekankan bahwa pasien dan keluarga pasien harus dipandang sebagai kelompok yang membutuhkan perlindungan khusus dari negara, bukan sebagai objek transaksi ekonomi. Ia menilai, penerapan tarif parkir berbayar di lingkungan rumah sakit pemerintah itu mencerminkan ketidakpekaan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang sedang dalam kondisi darurat atau krisis kesehatan.

Baca Juga :  RSUD CB Ternate Diduga Hambat Pengobatan Pasien Kanker hingga Kritis

“Bagaimana mungkin pemerintah justru melakukan transaksi jual beli (tarif parkir) diatas penderitaan kelompok rentan. Rumah sakit adalah tempat pelayanan dasar, bukan tempat untuk mencari layanan komersil. Untuk itu, kami mendesak Dinas Perhubungan Provinsi dan pihak terkait untuk segera mencabut kebijakan MPS di RSUD Chasan Boesoirie,” tegasnya.

KAMMI berharap ke depan tidak ada lagi bentuk komersialisasi atas pelayanan kesehatan di Maluku Utara.

” Pemerintah seharusnya hadir memberi perlindungan dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat terutama dalam hal akses layanan publik yang bersifat vital seperti rumah sakit,” tandas Rafsan. (*)

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan
Huntap Jambula Jadi Rujukan, Pemprov Jatim Studi Tiru ke Ternate
Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi
Terjerat Dugaan Korupsi, Eks Kadis DKP Malut Pamit dari Gosale
Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti
Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai
Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka
DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:46 WIT

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIT

Huntap Jambula Jadi Rujukan, Pemprov Jatim Studi Tiru ke Ternate

Rabu, 9 September 2026 - 09:25 WIT

Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi

Selasa, 8 September 2026 - 14:15 WIT

Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti

Selasa, 8 September 2026 - 14:07 WIT

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Berita Terbaru

Nuryadin Rachman

Daerah

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:46 WIT

Pendidikan

RSUD Chasan Boesoirie Dukung Penuh UMMU Buka FKG

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:14 WIT

Prosesi MoU antara UMMU dan Klinik MDC Ternate [dok : Ani/kasedata]

Pendidikan

Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis

Rabu, 9 Sep 2026 - 08:07 WIT