Menguatkan Tanah Leluhur, Upacara Hari Jadi Ternate Sarat Makna

Senin, 29 Desember 2025 - 20:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana upacara Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-775 yang sarat makna di Kedaton Kesultanan Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Suasana upacara Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-775 yang sarat makna di Kedaton Kesultanan Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Pemerintah Kota Ternate menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-775 dalam suasana khidmat dan sarat makna budaya. Upacara tersebut dipusatkan di Kedaton Kesultanan Ternate, Senin (29/12/2025).

Peringatan HAJAT tahun ini mengusung tema “Melestarikan Tanah Budaya Leluhur”, sebagai penegasan komitmen menjaga nilai-nilai sejarah dan identitas budaya Ternate. Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Wali Kota menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara di Kedaton Kesultanan Ternate bukan tanpa alasan. Kedaton dinilai sebagai pusat peradaban dan saksi sejarah panjang di Kota Ternate hingga memiliki nilai filosofis yang kuat.

“Upacara ini digelar di Kedaton Kesultanan karena kedaton merupakan pusat peradaban sejarah di Ternate. Oleh karena itu, ke depan upacara Hari Jadi Ternate akan dilaksanakan secara permanen di Kedaton Kesultanan,” ujar Tauhid Soleman.

Ia menegaskan, penetapan Kedaton sebagai lokasi tetap rangkaian HAJAT bertujuan untuk semakin menguatkan identitas budaya sekaligus memperkokoh ikatan masyarakat dengan sejarah dan tanah leluhur.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Utara Copot Dua Plt Kepala Dinas

“Sinergi antara Pemerintah Kota Ternate dan Kesultanan Ternate dalam pelaksanaan HAJAT merupakan bentuk komitmen bersama untuk mengangkat harkat dan martabat daerah,” pungkasnya.

Upacara tersebut menjadi simbol kuat bahwa peringatan Hari Jadi Ternate (HAJAT) bukan sekadar agenda seremonial. Justru menjadi momen refleksi sejarah, penguatan jati diri, serta penghormatan terhadap warisan budaya leluhur yang terus dijaga dan dilestarikan sampai saat ini. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:06 WIT

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT