Pemda Sula Tindak Hewan Ternak yang Meresahkan Warga

Sabtu, 10 Mei 2025 - 20:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penindakan hawan ternak yang berkeliaran di jalan raya kota Sanana || Foto : karno _kasedata

Suasana penindakan hawan ternak yang berkeliaran di jalan raya kota Sanana || Foto : karno _kasedata

Kasedata.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan hewan ternak yang berkeliaran bebas di Kota Sanana. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), beberapa ekor sapi dan kambing berhasil diamankan dalam upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.

Kasat Satpol PP, Rifai Haitami, menegaskan pihaknya terus melakukan pengawasan ketat di sejumlah titik rawan, seperti Pasar Kecamatan Sanana yang sering menjadi tempat berkumpulnya hewan ternak.

“Beberapa hari terakhir, kami telah menangkap beberapa sapi dan kambing yang berkeliaran di dalam kota. Ini akan terus kami lakukan untuk memastikan tidak ada lagi hewan ternak yang bebas berkeliaran,” ujar Rifai, Sabtu (10/5/2025).

Langkah ini diambil setelah banyaknya keluhan warga terkait hewan ternak yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan keselamatan pengendara di jalan raya. Rifai menekankan bahwa operasi penertiban ini sejalan dengan arahan pimpinan daerah yang menginginkan kota tetap tertib dan aman.

“Ini bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga soal keselamatan bersama. Hewan ternak yang berkeliaran di jalan dapat menjadi ancaman serius bagi pengendara motor dan mobil,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua Fatayat NU Malut Serukan Gerakan Besar Koperasi Perempuan Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Rifai juga mengingatkan kepada masyarakat telah diberi peringatan melalui surat edaran dan pemberitaan media online sebelumnya untuk segera mengandangkan hewan ternak mereka.

“Jika kami masih menemukan sapi atau kambing di dalam kota, jangan salahkan kami pemerintah daerah. Kami sudah menyampaikan peringatan berulang kali,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam menjaga hewan peliharaannya, demi menjaga keindahan kota dan keamanan bersama.

“Langkah ini untuk memastikan kita semua bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman di jalan tanpa khawatir akan bahaya dari hewan ternak,” pungkas Rifai. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR
10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga
Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan
Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIT

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:19 WIT

10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:48 WIT

Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:06 WIT

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Berita Terbaru

Peristiwa

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:39 WIT

Kebakaran lahan yang melanda kawasan Taman Love, Kelurahan Moya

Peristiwa

10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:19 WIT