Pipa Induk PDAM Patah, Distribusi Air di Kota Sanana Lumpuh

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pipa PDAM di Kepulauan Sula yang mengalam patah dihantam banjir || Foto : karno_kasedata

Salah satu pipa PDAM di Kepulauan Sula yang mengalam patah dihantam banjir || Foto : karno_kasedata

Kasedata.id – Distribusi air bersih di Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, lumpuh setelah pipa induk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) patah di dua titik berbeda. Penyebabnya diterjang banjir pascahujan deras beberapa hari terakhir.

Kerusakan pipa ini berdampak serius karena jalur tersebut merupakan saluran utama distribusi air bagi ribuan pelanggan. Salah satu titik kerusakan berada di Desa Umaloya, di mana pipa terbentang melawan arus sungai dan tersapu derasnya banjir hingga menyebabkan sambungan terlepas.

Kerusakan juga terjadi di Desa Umaga, tepatnya di bagian intep atau flange pipa (mata air induk), yang juga dihantam banjir hebat. Pipa berukuran 200 mm putus total, akibatknya gangguan suplai air bersih selama lebih dari sepekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu banjir besar melanda intep di Desa Umaga, pipa utama kami putus dekat flens. Itu jalur utama dari mata air,” ungkap Kepala Bagian Teknis PDAM, Sahdir Kaunar, Kamis (22/5/2025).

Baca Juga :  Kadis Pendidikan Kepulauan Sula Ultimatum Guru dan Operator Dapodik

Sahdir menuturkan, tim teknis PDAM sudah dikerahkan ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu dan banjir susulan menghambat proses pemulihan.

“Kami sudah bekerja selama tiga hari, tapi banjir kembali terjadi dan pipa yang sudah kami sambung kembali putus. Hingga kini, distribusi air belum bisa beroperasi normal,” katanya.

Upaya perbaikan juga telah dilakukan pada 18 Mei di Desa Umaloya dan sempat berhasil. Namun, hujan deras kembali mengguyur keesokan harinya dan menyebabkan pipa patah lagi.

Akibat kerusakan ini, sebagian besar wilayah Kota Sanana mengalami pemadaman air total. Beberapa desa yang terdampak termasuk Desa Fatce dan Fagudu, yang merupakan jalur akhir dari dua pipa induk yang rusak.

“Pipa yang putus di Desa Umaga adalah jalur utama dari mata air menuju Desa Fagudu, sementara pipa yang putus di Desa Umaloya adalah jalur distribusi air hingga ke Desa Fatce. Keduanya saat ini tidak berfungsi,” jelas Sahdir.

Baca Juga :  Hardiknas 2026 Jadi Momentum, Dikbud dan Pemprov Malut Dorong Pemerataan Pendidikan

Meski begitu, sebagian wilayah Kota Sanana masih bisa mendapatkan pasokan air bersih karena suplai dari mata air di Desa Waibau masih berjalan normal.

Menanggapi kondisi ini, Pelaksana Tugas Direktur PDAM Kepulauan Sula, Muhlis Soamole, telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan normalisasi aliran sungai di titik-titik rawan agar pipa tidak terus menerus menjadi korban banjir.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Pak Muhlis selaku Plt Dirut PDAM, dan beliau sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar dilakukan normalisasi alur sungai di lokasi pipa yang terdampak. Jika itu berhasil, kami siap langsung turun melakukan perbaikan permanen,” pungkas Sahdir. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT