Kasedata.id – SMK Negeri 1 Kota Ternate kembali membuktikan diri bukan sekadar sekolah kejuruan biasa. Di momen purnawiyata siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, sekolah ini sukses melepas 265 lulusan dengan sederet capaian membanggakan, bahkan belasan siswa langsung mengantongi kontrak kerja sebelum resmi meninggalkan bangku sekolah.
Suasana haru, bangga, sekaligus penuh semangat terasa dalam prosesi pelepasan ratusan siswa yang berasal dari berbagai kompetensi keahlian. Tercatat, Akuntansi Keuangan Lembaga meluluskan 62 siswa, Desain Komunikasi Visual 35 siswa, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis 57 siswa, Pemasaran 58 siswa, serta Usaha Layanan Pariwisata sebanyak 53 siswa.
Acara purnawiyata tersebut turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Ternate, Hi. Yusuf Mile, Sekretaris IKA Alumni, Hi. Rustam Hamzah, serta perwakilan PT Midi Utama Indonesia Tbk, Adrian. Kehadiran para tamu undangan itu menambah semarak sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kemajuan pendidikan vokasi di Kota Ternate.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun sorotan utama tahun ini datang dari Jurusan Pemasaran melalui program kelas industri Alfamidi Class binaan PT Midi Utama Indonesia Tbk. Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan SMK kini bukan lagi dipandang sebelah mata, melainkan sudah siap bersaing dan diburu dunia industri.
Kepala SMK Negeri 1 Kota Ternate, Zainal M. Zen, menegaskan keberhasilan itu lahir dari kolaborasi kuat antara sekolah dan dunia usaha dalam menciptakan lulusan yang benar-benar siap kerja.
“Selama tiga tahun siswa dibina langsung oleh industri, mulai dari pelatihan kerja, pembentukan budaya perusahaan, hingga pendampingan dari trainer profesional. Jadi mereka tidak hanya belajar teori, tapi benar-benar disiapkan masuk dunia kerja,” ujar Zainal, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengungkapkan bahwa angkatan kelima Alfamidi Class tahun 2026 terdapat 34 siswa yang mengikuti program tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 12 siswa telah resmi menandatangani kontrak kerja sebagai karyawan tetap grade 4 di perusahaan retail nasional tersebut.
“Ini pencapaian luar biasa. Mereka sudah memiliki pekerjaan bahkan sebelum lulus sepenuhnya. Gajinya sesuai UMR dan ada jenjang karier yang jelas,” katanya.
Belasan siswa itu dijadwalkan mulai bekerja pada Mei hingga Juni 2026 usai menyelesaikan administrasi seperti BPJS, SKCK, dan dokumen pendukung lainnya.
Tak hanya itu, sebanyak 10 siswa lainnya belum bisa dikontrak karena masih terkendala usia yang belum mencapai 18 tahun.
Sementara itu, beberapa siswa lain memilih melanjutkan kuliah dan ada pula yang bersiap mengikuti seleksi masuk ABRI.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi tamparan positif bagi anggapan lama bahwa lulusan SMK sulit mendapat pekerjaan.
SMKN 1 Kota Ternate justru menunjukkan bahwa ketika sekolah dan industri berjalan bersama, lulusan SMK bisa langsung terserap ke dunia kerja dengan kompetensi yang mumpuni.
“Ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi bukti bahwa SMK mampu mencetak generasi siap kerja, profesional, dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” tegas Zainal.
Pencapaian Alfamidi Class pun semakin mengukuhkan slogan “SMK Bisa, SMK Hebat” sebagai kenyataan, bukan hanya sekadar kata-kata. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi


![KONI Kota Ternate saat menggelar rapat evaluasi sekaligus pemantapan jelang keberangkatan kontingen PORPROV 2026 [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260516_213958-225x129.jpg)



![Sutarmini terpilih sebagai Ketua DPP Perbamida untuk wilayah Maluku Utara, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara masa bakti 2026–2031 [Foto : sukarsi/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260514_194938-225x129.jpg)