Kasedata.id – Deru mesin dan persaingan para pembalap kembali mewarnai Maluku Utara. Sebanyak 150 starter ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Road Race Piala Gubernur Maluku Utara yang resmi dimulai di Sirkuit Non-Permanen AB Andili, Kamis (1/10/2026).
Ajang balap motor yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026 itu dibuka langsung Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe. Pengibaran bendera start oleh Wagub menjadi penanda dimulainya pertarungan para pembalap dari berbagai daerah di lintasan.
Kejurda Road Race Piala Gubernur ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Provinsi Maluku Utara. Kehadiran kembali kompetisi balap motor resmi tersebut menjadi momentum yang telah lama dinantikan komunitas otomotif dan pencinta olahraga balap di daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sarbin mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyambut baik kembali digelarnya kejuaraan road race. Menurutnya, event olahraga seperti ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi pembalap, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda dan komunitas otomotif untuk menyalurkan minat serta bakat secara positif.
Dukungan penyelenggaraan juga diperkuat dengan fasilitas keselamatan di sekitar lintasan. Meski menggunakan sirkuit non-permanen, panitia menyiapkan tim medis, mini ICU, ambulans hingga mobil pemadam kebakaran untuk mengantisipasi kebutuhan selama pertandingan berlangsung.
Ketua Panitia, Glen Sangadji, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Maluku Utara yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan tersebut.
“Terima kasih Pak Wagub beserta jajaran yang telah memberikan dukungannya. Kami menggelar road race ini untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM,” ujar Glen.
Tak hanya soal adrenalin di lintasan, kejuaraan ini juga mulai menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar venue. Kehadiran pembalap, tim, komunitas dan penonton membuat sejumlah pedagang memperoleh tambahan penghasilan selama event berlangsung.
Beragam jajanan dan minuman dijajakan di sekitar lokasi, mulai dari pisang goreng, pentolan, telur gulung hingga aneka minuman. Masyarakat pun memanfaatkan momentum tersebut untuk menikmati suasana pertandingan sekaligus menghabiskan waktu sore bersama keluarga.
Salah satu pelaku UMKM, Umayah (43), mengaku terbantu dengan adanya ruang berjualan yang disediakan dalam event tersebut. Pedagang es teler itu berharap kegiatan serupa terus digelar dan memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk ikut tumbuh bersama event olahraga.
“Keikutsertaan kami dalam acara ini memungkinkan kami lebih memperkenalkan produk kepada masyarakat sekaligus meningkatkan omzet penjualan. Saya berterima kasih kepada pemerintah karena kami tidak dibebankan biaya untuk berpartisipasi dalam event ini,” kata Umayah.
Sarbin menegaskan, penyelenggaraan event olahraga di Maluku Utara diharapkan tidak berhenti pada aspek pertandingan. Pemerintah ingin olahraga juga menjadi pintu masuk untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pengembangan sport tourism.
“Kegiatan olahraga seperti ini akan mampu mendatangkan peserta dan pengunjung dari luar daerah. Dampaknya bukan hanya terhadap sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.
Pemprov Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda Laos terus mendorong pengembangan event olahraga sebagai bagian dari transformasi ekonomi berbasis olahraga. Road Race Piala Gubernur menjadi salah satu momentum untuk mempertemukan olahraga, hiburan, pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat dalam satu event.
Dengan 150 starter yang ambil bagian, Kejurda Road Race Piala Gubernur Maluku Utara tidak sekadar menjadi pertarungan di lintasan. Event ini juga menjadi panggung bagi pembalap, komunitas otomotif, masyarakat dan pelaku UMKM untuk bergerak bersama hingga penutupan pada 4 Oktober 2026. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






