LKPP dan Pemprov Malut Dorong UMK Masuk E-Katalog, Transaksi Tembus Rp 275 Miliar

Senin, 13 April 2026 - 15:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Gebyar Pelaku Usaha Maluku Utara, Onboarding dan Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha 2026. || dok : Humas/Adpim Malut

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Gebyar Pelaku Usaha Maluku Utara, Onboarding dan Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha 2026. || dok : Humas/Adpim Malut

Kasedata.id – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Kedeputian Bidang Strategi dan Kebijakan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan Gebyar Pelaku Usaha Maluku Utara, Onboarding dan Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Senin (13/4/2026), ini bertujuan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal agar dapat masuk ke dalam sistem pengadaan pemerintah.

Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Utama LKPP, Iwan Herniwan, dan dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe. Sebanyak 250 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMK-K) dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara turut ambil bagian dalam kegiatan peningkatan kapasitas ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menegaskan bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah bukan sekadar proses administratif, melainkan instrumen strategis untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Kolaborasi antara Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Provinsi Maluku Utara dengan LKPP ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan akses dan pemahaman sistem bagi pelaku usaha lokal. Kami ingin potensi besar produk lokal Maluku Utara dapat dirasakan manfaatnya secara luas melalui sistem yang transparan dan inklusif,” ujar Sarbin.

Baca Juga :  Realisasi Program Tiga OPD Kota Ternate Masih Terlambat

Ia juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Malut agar berkomitmen menggunakan Produk Dalam Negeri (PDN), khususnya produk lokal, dalam setiap proses pengadaan.

“Integritas dan niat baik harus menjadi satu kesatuan dalam setiap proses pengadaan. Dengan itu, kita dapat memperbaiki tata kelola pengadaan barang/jasa di Maluku Utara. Kepada pelaku usaha, jadilah pelaku usaha yang profesional dan terhormat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama LKPP, Iwan Herniwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar pelaku usaha yang belum berpengalaman agar mampu bersaing secara profesional dan legal, terutama melalui pendaftaran produk di Katalog Elektronik (e-Katalog).

Baca Juga :  Pemprov Malut Luncurkan Ribuan Sembako Murah Sambut Ramadan

Ia mengungkapkan, berdasarkan data INAPROC per 9 April 2026, nilai transaksi pengadaan barang/jasa untuk UMK-K di Provinsi Maluku Utara telah mencapai Rp 275,09 miliar.

“Pengadaan barang/jasa pemerintah harus menjadi motor pertumbuhan ekonomi. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab berbagai hambatan, mulai dari regulasi, literasi digital, hingga kapasitas teknis, agar pelaku usaha siap dan mampu memenangkan paket pekerjaan pemerintah,” kata Iwan.

Sebagai bentuk dukungan, LKPP juga memberikan apresiasi kepada pelaku UMK-K di Maluku Utara yang telah berkontribusi dalam pengadaan pemerintah.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus membangun ekosistem pengadaan yang akuntabel guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat LKPP, antara lain Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan M. Aris Supriyanto serta Direktur Pengembangan Iklim Usaha dan Kerja Sama Internasional Dwi Rahayu Eka Setiawati. Hadir pula pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Maluku Utara serta perwakilan pelaku UMK-K se-Maluku Utara. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak
Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi
PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:02 WIT

RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak

Kamis, 5 November 2026 - 13:52 WIT

Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Berita Terbaru