Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Latar : pekerjaan jalan oleh BPJN Malut/Ketua  DPD IMM Malut, M.Taufan Baba[dok : kasedata]

Latar : pekerjaan jalan oleh BPJN Malut/Ketua DPD IMM Malut, M.Taufan Baba[dok : kasedata]

Kasedata.id – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku Utara (Malut) mengapresiasi langkah percepatan pembangunan dan penanganan infrastruktur jalan serta jembatan yang dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dibawah komando Plt. Kepala BPJN Malut, Abdul Hamid Payapo.

Apresiasi itu menyusul perkembangan sejumlah pekerjaan infrastruktur dalam kurun waktu sekitar enam bulan sejak Abdul Hamid mulai bertugas di Maluku Utara.

Ketua Umum DPD IMM Malut, M.Taufan Baba, mengatakan percepatan penanganan terlihat pada sejumlah titik infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat seperti fasilitas jalan dan jembatan terutama di daerah terdampak bencana alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa pekerjaan infrastruktur itu diantaranya penanganan longsoran Ngade di Kota Ternate, pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), serta penanganan sementara Jembatan Ake Aru yang terdampak bencana.

Selain itu, BPJN Malut juga melakukan percepatan penyelesaian Jembatan Ake Sakita dan sejumlah jembatan lainnya di Halmahera Utara. Pekerjaan lantai Jembatan Kali Oba dan Jembatan Akelamo, penanganan ruas jalan Weda–Mafa–Matuting–Saketa, hingga pembangunan Box Culvert Kayu Merah di Kota Ternate turut mendapat perhatian dari DPD IMM.

Baca Juga :  Hari Santri, Kemenag Halsel Gelar Kegiatan Sosial 

“Respons BPJN terhadap persoalan infrastruktur,  lingkungan, dan kebencanaan juga menjadi perhatian. Hal ini seperti penanganan kebakaran hutan di ruas Mafa–Matuting–Saketa serta kolaborasi dalam penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Takome Kota Ternate,” kata Taufan, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, respons terhadap berbagai persoalan itu menunjukkan pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian proyek fisik, tetapi juga membutuhkan kecepatan koordinasi dan penanganan kondisi darurat yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Taufan juga menyoroti perhatian Abdul Hamid terhadap pengawasan langsung di lapangan. Sejak awal bertugas, Plt. Kepala BPJN Malut ini dinilai melakukan pengecekan terhadap sejumlah pekerjaan infrastruktur, termasuk program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) pada ruas Ngidiho–Lapi di Kabupaten Halmahera Utara.

Bagi DPD IMM, pengawasan langsung menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, memenuhi standar mutu, serta berjalan berdasarkan target yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  233 Calon Paskibraka Kota Ternate Lulus Seleksi Administrasi

Selain pengawasan, koordinasi dengan pemerintah daerah juga dinilai penting untuk mempercepat pembangunan. Komunikasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota diperlukan agar program pembangunan jalan dan jembatan selaras dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Taufan menilai, tantangan pembangunan infrastruktur di Maluku Utara tidak terlepas dari karakteristik wilayah kepulauan. Ketersediaan jalan dan jembatan yang memadai menjadi faktor penting untuk memperkuat konektivitas antarkawasan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mengurangi kesenjangan akses antarwilayah.

Karena itu, pembangunan infrastruktur harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah. Konektivitas yang semakin baik diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap pusat perdagangan, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai aktivitas ekonomi produktif, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan transportasi.

“Atas berbagai langkah itu, DPD IMM Malut menyampaikan apresiasi kepada Abdul Hamid Payapo bersama seluruh jajaran BPJN Malut dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur,” tandas Taufan. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 13:03 WIT

Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur

Rabu, 4 November 2026 - 12:02 WIT

Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT