Visi Besar Pendidikan Mulai Terwujud, Dikbud Maluku Utara Catat Penurunan ATS

Selasa, 14 April 2026 - 19:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah saat menghadiri acara pelantikan pengurus MKKS dan MGMP se-Kabupaten Halmahera Utara. || dok : Daffa/Dikbud Malut

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah saat menghadiri acara pelantikan pengurus MKKS dan MGMP se-Kabupaten Halmahera Utara. || dok : Daffa/Dikbud Malut

Kasedata.id Program sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Maluku Utara sejak 2025 mulai menunjukkan hasil. Kebijakan yang diinisiasi Gubernur Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe itu dinilai berkontribusi menurunkan angka tidak sekolah (ATS), terutama pada kelompok usia 16–18 tahun.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengatakan program tersebut mencakup jenjang SMA, SMK, SLB, MA, hingga SMAK.

Ia menyampaikan hal itu dalam kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Halmahera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama dua tahun terakhir, program sekolah gratis membantu meringankan beban masyarakat. Biaya pendidikan tidak lagi menjadi hambatan utama,” kata Kadikbud Abubakar Abdullah, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Warga Sula Tagih Janji Gubernur, Akun Medsos Sherly Tjoanda Jadi Sasaran

Berdasarkan data Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa penurunan ATS yang cukup signifikan. Pada tahun 2025, jumlah remaja putus sekolah tercatat sekitar 2.499 orang. Angka ini turun menjadi sekitar 1.951 orang pada tahun 2026.

Penurunan juga, katanya, terjadi pada kelompok lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan, dari sekitar 2.264 orang pada 2025 menjadi 2.133 orang pada tahun 2026.

Adapun kategori penduduk usia sekolah yang belum pernah bersekolah turun tajam dari sekitar 15.968 orang menjadi 6.824 orang pada periode yang sama.

“Laju penurunan ATS pada kelompok usia 16–18 tahun cukup menggembirakan,” ujar Abubakar.

Ia menilai capaian tersebut dipengaruhi oleh dua kebijakan utama pemerintah daerah, yakni program sekolah gratis dan kebijakan “nol residu” di satuan pendidikan. Kebijakan ini diarahkan untuk menjangkau siswa yang berisiko putus sekolah maupun yang belum pernah mengakses pendidikan.

Baca Juga :  SMK Tanam Serentak, Maluku Utara Perkuat Pangan dari Dunia Pendidikan

Menurutnya, sejak awal masa kepemimpinan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe pada tahun 2025, fokus pada perluasan akses pendidikan menjadi strategi utama menekan ATS.

“Intervensi kebijakan yang tepat dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan akses dan pemerataan pendidikan,” katanya.

Abubakar meminta satuan pendidikan menindaklanjuti kebijakan tersebut melalui program yang lebih operasional dan terukur. Sekolah, kata dia, perlu memastikan tidak ada lagi siswa yang tertinggal dari sistem pendidikan. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dikbud Malut Tegaskan Tak Ada Lagi Sekolah Favorit, Semua Anak Punya Kesempatan yang Sama
Wagub Malut Warning Semua Pihak, Jangan Coba Intervensi SPMB 2026
Dikbud Malut Pastikan SPMB 2026 Transparan, DPRD Tegaskan Tak Bisa Diintervensi Siapapun
Disnakertrans Malut Selidiki Kematian Karyawan IWIP
Wagub Maluku Utara Tegaskan Pancasila Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Malut Tunjuk Kadri dan Anwar Pimpin OPD Strategis
HUT Kepulauan Sula, Pemda Resmikan Pakaian Adat dan Serahkan SK PNS
HUT Haltim ke-23, PT AJP Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIT

Dikbud Malut Tegaskan Tak Ada Lagi Sekolah Favorit, Semua Anak Punya Kesempatan yang Sama

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIT

Wagub Malut Warning Semua Pihak, Jangan Coba Intervensi SPMB 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:19 WIT

Dikbud Malut Pastikan SPMB 2026 Transparan, DPRD Tegaskan Tak Bisa Diintervensi Siapapun

Senin, 1 Juni 2026 - 16:56 WIT

Disnakertrans Malut Selidiki Kematian Karyawan IWIP

Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIT

Wagub Maluku Utara Tegaskan Pancasila Bukan Sekadar Seremoni

Berita Terbaru

Kepala Bidang Pengawasan K3 Disnakertrans Malut, Nirwan M. Turuy [ Foto : istimewa]

Daerah

Disnakertrans Malut Selidiki Kematian Karyawan IWIP

Senin, 1 Jun 2026 - 16:56 WIT

M. Guntur Alting/Buku Alfajri A.Rahman

Opini

Saat Tinta Menjadi Nadi

Senin, 1 Jun 2026 - 16:23 WIT