Pemprov Malut dan Dikbud Antar SMK Negeri 4 Tikep Panen 2 Ton Jagung

Minggu, 26 April 2026 - 20:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe panen 2 ton jagung di SMK Negeri 4 Tikep. || dok : Ilham/Dikbud Malut

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe panen 2 ton jagung di SMK Negeri 4 Tikep. || dok : Ilham/Dikbud Malut

Kasedata.id Dari ruang kelas ke lahan panen, siswa SMK Negeri 4 Tidore Kepulauan membuktikan bahwa pendidikan vokasi bukan sekadar teori. Sekitar 2 ton jagung berhasil dipanen di Tayawe, menjadi bukti konkret bahwa sekolah bisa menjadi motor produksi pangan.

Panen ini dipimpin langsung Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, didampingi Asisten I Kadri La Ece, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah, Kabid SMK Makmur, kepala sekolah, serta para guru dan siswa.

Jagung yang dipanen bukan hasil coba-coba. Ini adalah buah dari praktik nyata siswa pada konsentrasi keahlian pertanian pembelajaran berbasis produksi yang langsung menjawab tantangan ketahanan pangan daerah.

Sarbin Sehe tak menahan apresiasi. Ia menegaskan, keberhasilan ini harus jadi role model bagi SMK lain di Maluku Utara.

“Kebutuhan pangan akan terus meningkat. Kita butuh langkah strategis, dan SMK pertanian harus berada di garis depan,” tegasnya.

Sementara itu, Abubakar Abdullah mengungkapkan, sebanyak 21 SMK dengan konsentrasi pertanian telah bergerak serentak sejak tiga bulan lalu. Beragam komoditas hortikultura ditanam, dan kini mulai memasuki fase panen.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung Capalulu–Waiu Ambruk

Tak berhenti di situ, transformasi besar juga disiapkan. Pembelajaran di SMK ke depan tidak lagi terpaku di ruang kelas, melainkan diperkuat lewat praktik di laboratorium dan lapangan secara maksimal.

Jika 21 SMK pertanian ini digerakkan secara masif dan berkelanjutan, Maluku Utara bukan hanya mandiri tapi siap memutus ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

APH Didesak Telusuri Aliran Dana dan Aset Owner-Leader Zahra Berkah
Investasi Zahra Berkah Diusut Polres Ternate, Owner Jadi Tersangka
Kabau Pante Siaga Banjir Rob, 600 Meter Permukiman Ditimbun
Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data
Kemarau Panjang, Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa
Dari Program Pempus, Ternate Raih Bantuan 200 Unit Rumah
Ratusan Korban Investasi Geruduk Polres Ternate, Kerugian Ditaksir Puluhan Miliar
Pemda Sula Didesak Segera Tuntaskan Pemekaran Dua Desa

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:34 WIT

APH Didesak Telusuri Aliran Dana dan Aset Owner-Leader Zahra Berkah

Sabtu, 19 September 2026 - 21:43 WIT

Investasi Zahra Berkah Diusut Polres Ternate, Owner Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 20:47 WIT

Kabau Pante Siaga Banjir Rob, 600 Meter Permukiman Ditimbun

Jumat, 18 September 2026 - 20:29 WIT

Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data

Jumat, 18 September 2026 - 12:16 WIT

Dari Program Pempus, Ternate Raih Bantuan 200 Unit Rumah

Berita Terbaru

Olahraga

PBFI Ternate Kembali Aktif, Faizal Hud Dipercaya Jadi Ketua

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:44 WIT

Dikbud Kabupaten Pulau Taliabu bersama Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara saat menggelar pendampingan perencanaan dan penganggaran terkait SPM bidang pendidikan tahun 2026 [ dok : karno/kasedata]

Daerah

Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:29 WIT