Gubernur Sherly Blak-blakan, Tiket Mahal Jadi Biang Lesunya Wisata Malut

Jumat, 24 April 2026 - 09:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || dok : Humas/Adpim Malut

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || dok : Humas/Adpim Malut

Kasedata.id Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, blak-blakan mengungkap hambatan serius pengembangan pariwisata di Indonesia timur. Meski dikenal memiliki keindahan alam kelas dunia, sektor ini dinilai masih tertahan oleh persoalan klasik: mahalnya tiket pesawat.

Sherly menegaskan, potensi pariwisata Maluku Utara sejatinya tidak kalah dari destinasi unggulan lainnya di Indonesia. Namun, aksesibilitas yang terbatas membuat peluang besar tersebut belum mampu dikonversi menjadi sumber pendapatan optimal bagi daerah.

“Pariwisata wilayah timur itu potensinya luar biasa. Semua orang tahu indah. Tapi masalahnya, tiket pesawat masih mahal,” ujar Sherly saat menghadiri acara “Deep and Extreme Indonesia 2026” di Jakarta International Convention Center, Jum’at (24/4/2026).

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan yang konkret dan berkelanjutan.

Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah penyusunan paket ekonomi wisata, termasuk opsi subsidi tiket pesawat. Skema ini diharapkan mampu menekan biaya perjalanan dan membuka akses lebih luas bagi wisatawan ke kawasan timur Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Malut Percepat Infrastruktur Hukum, PTUN Sofifi Jadi Prioritas

Sherly optimistis, jika harga tiket lebih terjangkau, lonjakan kunjungan wisatawan tidak hanya akan terjadi, tetapi juga akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata.

Ia juga menekankan pentingnya fokus pada destinasi unggulan yang memiliki daya saing kuat, seperti spot penyelaman di Maluku Utara yang telah dikenal di kalangan wisatawan dunia.

“Tidak perlu banyak titik wisata. Yang penting fokus, berkualitas, dan kuat secara identitas. Setelah itu, baru kita gas promosi besar-besaran,” tegasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Investasi Zahra Berkah Diusut Polres Ternate, Owner Jadi Tersangka
Kabau Pante Siaga Banjir Rob, 600 Meter Permukiman Ditimbun
Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data
Kemarau Panjang, Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa
Dari Program Pempus, Ternate Raih Bantuan 200 Unit Rumah
Ratusan Korban Investasi Geruduk Polres Ternate, Kerugian Ditaksir Puluhan Miliar
Pemda Sula Didesak Segera Tuntaskan Pemekaran Dua Desa
Buka Konfercab ke-V, Ketua Ansor Malut Tekankan Penguatan Kaderisasi

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:43 WIT

Investasi Zahra Berkah Diusut Polres Ternate, Owner Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 20:47 WIT

Kabau Pante Siaga Banjir Rob, 600 Meter Permukiman Ditimbun

Jumat, 18 September 2026 - 20:29 WIT

Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data

Jumat, 18 September 2026 - 12:37 WIT

Kemarau Panjang, Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIT

Ratusan Korban Investasi Geruduk Polres Ternate, Kerugian Ditaksir Puluhan Miliar

Berita Terbaru

Olahraga

PBFI Ternate Kembali Aktif, Faizal Hud Dipercaya Jadi Ketua

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:44 WIT

Dikbud Kabupaten Pulau Taliabu bersama Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara saat menggelar pendampingan perencanaan dan penganggaran terkait SPM bidang pendidikan tahun 2026 [ dok : karno/kasedata]

Daerah

Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:29 WIT

Daerah

Kemarau Panjang, Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:37 WIT