Pemprov Malut Dorong Reformasi Keuangan, KKPD Dioptimalkan di Seluruh OPD

Selasa, 28 April 2026 - 18:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maluku Utara, Ahmad Purbaya, saat membuka Sosialisasi KKPD di Aula Nuku Lantai II, Kantor Gubernur Sofifi. || dok : Ilham/Kasedata

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maluku Utara, Ahmad Purbaya, saat membuka Sosialisasi KKPD di Aula Nuku Lantai II, Kantor Gubernur Sofifi. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus menekan praktik transaksi tunai dengan mendorong penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) secara masif di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maluku Utara, Ahmad Purbaya, saat membuka Sosialisasi KKPD di Aula Nuku Lantai II, Kantor Gubernur Sofifi, Selasa (28/4/2026).

Kepada awak media, Purbaya menyebut kegiatan ini merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat yang mewajibkan seluruh pemerintah daerah beralih ke sistem transaksi non-tunai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Urgensinya jelas, kita ingin menekan transaksi tunai. Targetnya, tata kelola keuangan daerah ke depan harus lebih transparan, tertib, dan akuntabel,” tegasnya.

Meski implementasi KKPD sebenarnya sudah berjalan, Purbaya mengakui masih ada sejumlah kendala teknis di lapangan yang membuat penggunaannya belum optimal. Untuk itu, Pemprov Malut menggandeng pihak perbankan, yakni BNI dan Bank Maluku Malut, guna memperkuat pemahaman para pengelola keuangan di OPD.

Baca Juga :  471 Guru di Halsel Belum Nikmati Tunjangan Dacil

Ia mengungkapkan, gangguan penggunaan kartu sempat dikeluhkan, padahal 40 persen dana Uang Persediaan (UP) telah dialokasikan melalui skema KKPD.

“Kalau ini terhambat, otomatis serapan anggaran juga ikut terganggu. Lewat sosialisasi ini, kita ingin semua kendala itu diselesaikan agar KKPD benar-benar berjalan maksimal,” ujarnya.

Pada tahap awal, penggunaan KKPD difokuskan pada sejumlah pos belanja tertentu sesuai Peraturan Gubernur (Pergub), seperti perjalanan dinas, pembelian bahan bakar, hingga kebutuhan Alat Tulis Kantor (ATK).

“Keunggulannya jelas, kegiatan bisa tetap berjalan meski dana tunai belum cair karena menggunakan limit kartu. Tapi memang, dengan kondisi wilayah dan pemahaman aparatur yang masih beragam, pendampingan dari perbankan menjadi kunci,” tambahnya.

Baca Juga :  80,2 Persen Warga Halsel Puas Kinerja Bassam–Helmi

Dukungan penuh juga datang dari sektor perbankan. Pimpinan Cabang Bank Maluku Malut Ternate, Sherley Tiffany Metekohy, menegaskan komitmen pihaknya sebagai pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

“Kami siap mendukung penuh. KKPD ini menjadi solusi konkret untuk mendorong transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah,” katanya.

Hal senada disampaikan Branch Manager BNI Cabang Ternate, Denny Stevy Akay. Ia menyebut layanan KKPD sebagai bagian dari solusi pemerintah (government solution) untuk meningkatkan literasi keuangan birokrasi sekaligus menghadirkan sistem pembayaran yang modern dan terintegrasi.

Sosialisasi ini disambut antusias oleh pimpinan OPD dan ASN Pemprov Malut. Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan perbankan, Maluku Utara ditargetkan mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam digitalisasi keuangan di kawasan timur Indonesia. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

KATAM Bongkar Ketimpangan Data TKA di Maluku Utara
Usai Owner Ditahan, Satu Leader Zahra Berkah Resmi Dilaporkan
Kadin Malut Siapkan Agenda Strategis Menuju Rakornas, Rapimprov Dibuka Ketum Anindya Bakrie 
KUA-PPAS 2027 Ditetapkan, Gubernur Malut Prioritaskan Empat Sektor Strategis
Ranperda APBD-P 2026 Disepakati, Pendapatan Malut Naik Rp 521,88 Miliar
Usai Owner Jadi Tersangka, Advokat Minta Kasus Zahra Berkah Dibongkar Tuntas
Kepala BGN Siap Tutup Dapur MBG Bermasalah, Tak Peduli Punya Siapa
Polres Ternate Ungkap Kasus Kekerasan dan Persetubuhan Anak di Gamalama

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:32 WIT

KATAM Bongkar Ketimpangan Data TKA di Maluku Utara

Selasa, 22 September 2026 - 18:02 WIT

Usai Owner Ditahan, Satu Leader Zahra Berkah Resmi Dilaporkan

Selasa, 22 September 2026 - 16:45 WIT

Kadin Malut Siapkan Agenda Strategis Menuju Rakornas, Rapimprov Dibuka Ketum Anindya Bakrie 

Selasa, 22 September 2026 - 14:27 WIT

KUA-PPAS 2027 Ditetapkan, Gubernur Malut Prioritaskan Empat Sektor Strategis

Selasa, 22 September 2026 - 14:15 WIT

Ranperda APBD-P 2026 Disepakati, Pendapatan Malut Naik Rp 521,88 Miliar

Berita Terbaru

Koordinator KATAM Malut, Muhlis Ibrahim [dok : kasedata]

Daerah

KATAM Bongkar Ketimpangan Data TKA di Maluku Utara

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:32 WIT