Panen Perdana 300 Kg Petani Kluting Jaya Mulai Kuasai Pasar Cabai Weda

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kasedata.id – Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di Kabupaten Halmahera Tengah kembali membuktikan hasil nyata. Kelompok Demplot Desa Kluting Jaya, Kecamatan Weda Selatan, sukses melaksanakan panen perdana cabai dengan total produksi mencapai 300 kilogram.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bangkitnya sektor hortikultura desa sekaligus membuka harapan baru bagi petani lokal untuk lebih mandiri dan berdaya saing. Tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, hasil panen tersebut juga mulai menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Kelompok KPB Desa Kluting Jaya, Arifin Goro-Goro, mengaku bersyukur atas hasil panen perdana yang dinilai sangat menjanjikan itu.

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras kelompok serta pendampingan yang berjalan konsisten.

“Alhamdulillah, panen perdana ini menjadi bukti bahwa kerja keras kami mulai membuahkan hasil. Meski masih tahap awal, capaian 300 kilogram ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan budidaya cabai,” ujar Arifin, Kamis (7/5/2025).

Baca Juga :  Dari KLH, Bupati Sula Dorong Pengelolaan Sampah 100 Persen

Ia menjelaskan, hasil panen saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan pasar di Kecamatan Weda Selatan hingga Kota Weda. Ke depan, kelompoknya berkomitmen memperluas lahan tanam dan meningkatkan perawatan agar produksi cabai semakin meningkat pada musim panen berikutnya.

Arifin juga berharap dukungan pemerintah dan Program TEKAD terus berlanjut agar petani desa semakin mandiri, produktif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Fasilitator Kecamatan Weda Selatan, Harmiyati, memberikan apresiasi atas semangat dan konsistensi kelompok Demplot Kluting Jaya dalam mengelola pertanian cabai.

“Panen perdana ini menjadi langkah awal yang sangat baik. Kami melihat keseriusan dan semangat tinggi masyarakat dalam mengembangkan demplot pertanian. Harapannya, keberhasilan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” tutur Harmiyati.

Baca Juga :  Pemuda Mabuk di Ternate Selatan Warnai Lebaran Hari Pertama

Menurutnya, Program TEKAD tidak hanya fokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat kapasitas petani, manajemen usaha, hingga akses pemasaran. Dengan begitu, hasil pertanian tidak sekadar dipanen, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Program TEKAD sendiri merupakan inisiatif pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi desa secara terpadu, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga pengembangan usaha mikro. Di Kabupaten Halmahera Tengah, program ini mulai menunjukkan dampak positif di berbagai desa, termasuk Kluting Jaya.

Keberhasilan panen perdana cabai ini diharapkan menjadi pemicu semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama kesejahteraan desa.

Dengan produksi yang terus meningkat, cabai asal Kluting Jaya diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun regional. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:03 WIT

Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur

Rabu, 4 November 2026 - 12:02 WIT

Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Selasa, 3 November 2026 - 23:26 WIT

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT