DPRD Malut dan Pemprov Geram Solar Subsidi Langka di Pasaran

Senin, 11 Mei 2026 - 18:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe menemui massa aksi digedung DPRD Malut. || dok : Ilham/Kasedata

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe menemui massa aksi digedung DPRD Malut. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id – DPRD Maluku Utara mulai geram melihat kelangkaan bio solar subsidi yang terus terjadi. Meski PT Pertamina Patra Niaga berkali-kali mengklaim stok aman, fakta di lapangan justru masyarakat kesulitan mendapatkan BBM hingga memicu aksi protes.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku Utara, Said Banyo, menegaskan DPRD siap membentuk Panitia Khusus (Pansus) jika persoalan distribusi bio solar tidak segera diselesaikan.

“Pertamina bilang stok aman, tapi rakyat justru kesulitan mendapat solar. Kalau terus dibiarkan, DPRD akan dorong pembentukan Pansus,” tegas Said, Senin (11/5/2026).

Menurut Said, bio solar subsidi di Maluku Utara sudah lama langka dan paling berdampak pada masyarakat kecil, terutama sektor transportasi. DPRD juga mencurigai adanya permainan dalam distribusi BBM subsidi.

“Katanya kuota ada, tapi barang di lapangan hilang. Jangan sampai ada permainan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe usai memimpin hering bersama dengan massa aksi di aula kantor Gubernur memastikan pemerintah daerah akan mengawal penuh persoalan tersebut. Pemprov bersama DPRD dan Pertamina juga akan menggelar pertemuan lanjutan dengan pengelola SPBU di Maluku Utara.

Baca Juga :  Mitigasi Diperkuat, Pemprov Malut Dorong 20 Sabo Dam Redam Risiko Banjir Bandang

“Katanya stok ada, tapi faktanya masyarakat tidak dapat. Karena ini hak rakyat, pemerintah wajib mengawal,” ujar Sarbin.

Sarbin juga menyoroti dugaan penimbunan BBM yang sebelumnya ditemukan Organda Damtruk. Pemprov, kata dia, akan berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan untuk menindak jika ditemukan pelanggaran.

“Kalau memang ada permainan atau penimbunan, tentu harus ditindak tegas,” tandasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Siap Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Siap Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT