Kasedata.id – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, memanfaatkan masa reses persidangan kedua tahun sidang 2025–2026 untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di Kabupaten Halmahera Barat. Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB ini menuntaskan sejumlah agenda reses di Kota Ternate sebelum melanjutkan kunjungan ke Halbar guna memastikan berbagai persoalan masyarakat di daerah dapat terpantau secara langsung.
Dalam agenda tersebut, Muhajirin tak hanya berdialog dengan warga, tetapi juga meninjau sejumlah fasilitas pendidikan dan kebutuhan dasar masyarakat yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.
Dalam kunjungannya, Muhajirin menyoroti minimnya fasilitas pendidikan di sejumlah sekolah menengah di Halmahera Barat. Ia mendesak Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera menghadirkan laboratorium komputer di SMA Negeri 5, SMA Negeri 6, serta sejumlah SMK di wilayah Halbar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pemerataan fasilitas pendidikan menjadi kebutuhan mendesak agar kualitas belajar siswa di daerah tidak terus tertinggal.
“Sekolah di Halmahera Barat harus mendapat perhatian yang sama. Fasilitas laboratorium komputer sudah menjadi kebutuhan utama untuk menunjang proses belajar mengajar di era digital saat ini,” tegas Muhajirin, Senin (18/5/2026).
Tak hanya itu, Muhajirin juga meminta pemerintah segera menyediakan akses air bersih di SMA Negeri 5 Halmahera Barat. Ia bahkan mendorong sekolah tersebut dijadikan ikon pendidikan di Halbar melalui pembenahan sarana dan prasarana secara menyeluruh.
Selain sektor pendidikan, politisi PKB itu turut menyoroti persoalan pelayanan dasar masyarakat, terutama krisis air bersih di sejumlah desa di Kecamatan Jailolo Selatan. Warga Desa Hijrah, Bangkit Rahmat, dan beberapa desa sekitar disebut masih kesulitan mendapatkan akses air bersih yang layak.
Muhajirin menilai persoalan tersebut harus menjadi prioritas pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari. Ia juga menerima banyak keluhan terkait kondisi jalan tani dan minimnya sarana pertanian seperti hand traktor dan alat pendukung lainnya yang sangat dibutuhkan petani untuk meningkatkan produktivitas.
“Keluhan masyarakat bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar dan ekonomi warga. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata, terutama untuk petani dan akses air bersih masyarakat,” ujarnya.
Melalui reses tersebut, Muhajirin menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh aspirasi masyarakat Halmahera Barat agar dapat diperjuangkan dalam program dan kebijakan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi





![Rumah warga Fitu saat terbakar [Foto : Iin Afriyanti/Kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260518_161839-225x129.jpg)
