Pemprov Malut Perkuat Sinergi, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Fachrudin Tukoboya

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Fachrudin Tukoboya

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara bersama UNICEF menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Program Kerja Sama Pemerintah RI Periode 2026–2030 di Ballroom Hotel Bella Ternate, Rabu (20/5/2026).

Rapat itu menandai ditetapkannya Maluku Utara sebagai salah satu Provinsi fokus baru dalam program kerja sama RI–UNICEF periode 2026–2030.

Kegiatan dibuka  Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Fachrudin Tukoboya, mewakili Gubernur Malut. Dalam sambutannya, ia menyatakan kolaborasi ini menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Maluku Utara.

“Sektor kesehatan, pendidikan, gizi, perlindungan anak, hingga kesejahteraan sosial menjadi pilar utama yang perlu diperkuat melalui program kemitraan ini,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI. Secara nasional, program kerja sama RI–UNICEF 2026–2030 dirancang untuk mendukung target pembangunan SDM yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Dalam kerangka Country Programme Action Plan (CPAP) 2026–2030, Maluku Utara ditetapkan sebagai Provinsi fokus baru. Implementasi program akan membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan UNICEF.

Baca Juga :  Dari Ternate hingga Taliabu, Revitalisasi Sekolah Perkuat Pendidikan Maluku Utara

Rakor itu dihadiri sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Malut antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Selain isu kesehatan dan pendidikan, pembahasan juga mencakup isu aksi iklim, ketahanan lingkungan, akses air bersih dan sanitasi (WASH), kebijakan sosial, serta evaluasi efektivitas program.

Melalui rakor ini, Pemprov Malut dan UNICEF berkomitmen menyusun kerangka program guna mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas SDM di Maluku Utara selama lima tahun ke depan. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Tutup Reses di Halbar, Muhajirin Tegaskan Seluruh Aspirasi Siap Dikawal
Pemkot Ternate Raih Penghargaan Nasional, Terima Insentif 3 Miliar
Pemprov Malut Siapkan Distribusi Hewan Kurban untuk 3.000 Masjid
Pemkot Kawal Program BSPS, 534 Rumah Warga Ternate Siap Direhab
Muhajirin Serap Aspirasi Warga Halbar, Pendidikan, Air Bersih dan Petani Jadi Prioritas
Solar Subsidi Jadi Atensi, Pemprov Malut dan BPH Migas Awasi Ketat Seluruh SPBU
Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik
Dikbud Malut Matangkan SPMB 2026, Hapus Stigma Sekolah Favorit dan Tutup Celah “Orang Dalam”

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:17 WIT

Pemprov Malut Perkuat Sinergi, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:19 WIT

Tutup Reses di Halbar, Muhajirin Tegaskan Seluruh Aspirasi Siap Dikawal

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:28 WIT

Pemkot Ternate Raih Penghargaan Nasional, Terima Insentif 3 Miliar

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:34 WIT

Pemprov Malut Siapkan Distribusi Hewan Kurban untuk 3.000 Masjid

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:54 WIT

Pemkot Kawal Program BSPS, 534 Rumah Warga Ternate Siap Direhab

Berita Terbaru