Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator resmi dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemprov Maluku Utara.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abd. Kadir, Rabu (19/8/2026). Pelantikan dihadiri jajaran pejabat daerah, rohaniwan, serta tamu undangan.
Dalam prosesi tersebut, para pejabat mengucapkan sumpah/janji untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung integritas, serta memberikan pengabdian terbaik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Samsuddin menegaskan, jabatan yang diberikan kepada para pejabat bukan sekadar posisi dalam struktur pemerintahan. Di balik jabatan tersebut terdapat kepercayaan dan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada negara maupun masyarakat.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik tidak terlena dengan jabatan, tetapi segera menunjukkan kinerja dan memberikan dampak nyata terhadap pelayanan pemerintahan.
“Jabatan ini adalah amanah. Kepercayaan yang diberikan harus dijaga dan dipertanggungjawabkan dengan bekerja secara sungguh-sungguh, jujur, disiplin, dan berintegritas,” tegas Samsuddin.
Menurutnya, pejabat di lingkungan Pemprov Maluku Utara harus mampu menjadi penggerak organisasi. Setiap persoalan pemerintahan dituntut dapat direspons dengan cepat, sementara pelayanan kepada masyarakat harus terus diperbaiki. Pelantikan tersebut turut memperkuat sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemprov Maluku Utara.
Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 800.1.3.3-1109 Tahun 2026 tanggal 15 Juli 2026, Wajaharia resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Maluku Utara setelah.
Sementara berdasarkan Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor : 800.1.3.3/KEP/JPTP-MU/005/8/2026 tertanggal 10 Agustus 2026, Burnawan dipercaya menduduki posisi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Maluku Utara.
Kemudian Dr. Fahruddin Tukuboya dilantik sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Utara, sedangkan Dra. Erfa Pramukawati menduduki jabatan Sekretaris DPRD Provinsi Maluku Utara.
Penyegaran birokrasi juga menyentuh jajaran administrator. Iwan Setiawan dilantik sebagai Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara Dinas ESDM Maluku Utara.
Selanjutnya, Suryawan Kamarullah dipercaya sebagai Kepala UPTD Balai Penerapan Mutu Hasil Perikanan di Ternate pada Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara.
Abdurrahman Soleman menempati posisi Kepala Subbidang Evaluasi dan Pembinaan APBD BPKAD Maluku Utara, sementara Suryadi A. Haji Abdullah dilantik sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian BPKAD Maluku Utara.
Adapun Rahma Meswara dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian BPBD Maluku Utara.
Rotasi dan pengisian jabatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur organisasi. Pemprov Maluku Utara menaruh harapan agar para pejabat baru mampu menghadirkan energi baru, mempercepat program pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.
Dengan amanah baru yang diberikan, para pejabat dituntut membuktikan bahwa penyegaran birokrasi bukan sekadar pergantian posisi, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Maluku Utara. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi








