Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp 1 miliar untuk mendukung penanganan bencana yang melanda masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian dan solidaritas Maluku Utara terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. Dana tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan warga terdampak.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Senin (17/8/2026), mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian antarsesama anak bangsa, sekaligus cerminan semangat gotong royong di tengah situasi bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Laut boleh memisahkan Maluku Utara dan NTT, tetapi kemanusiaan tidak mengenal jarak. Ketika saudara kita sedang berduka, hati kita ikut bersama mereka. Bantuan Rp 1 miliar ini adalah bentuk kecil dari kepedulian besar masyarakat Maluku Utara untuk NTT. Anda tidak sendiri,” ucap Sherly Tjoanda di Sofifi.
Sherly juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk terus mendoakan keselamatan warga terdampak serta memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Kita pernah merasakan bagaimana beratnya menghadapi bencana. Karena itu, hari ini kita hadir untuk menguatkan saudara-saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban dan mempercepat mereka bangkit,” ujarnya.
Menurutnya, solidaritas dalam menghadapi bencana merupakan bagian penting dari semangat persaudaraan Indonesia. Ketika bencana datang tanpa mengenal batas wilayah, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa harus hadir untuk saling menguatkan.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memperkuat semangat kemanusiaan, kepedulian, dan gotong royong antardaerah.
Dari Maluku Utara untuk NTT satu duka, satu doa, satu Indonesia. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi







