Takome–Sulamadaha Diselimuti Asap, Fatayat NU Malut Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pengurus Fatayat NU Maluku Utara turun membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di sepanjang ruas Takome–Sulamadaha. || Foto : Kasedata.id

Jajaran pengurus Fatayat NU Maluku Utara turun membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di sepanjang ruas Takome–Sulamadaha. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id – Kepedulian terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru Kelurahan Takome hingga Sulamadaha, Kota Ternate, ditunjukkan Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Maluku Utara.

Ketua PW Fatayat NU Maluku Utara, Mardiah Z. Hanafi bersama jajaran turun langsung ke jalan, Minggu (4/10/2026), untuk membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di sepanjang ruas Takome–Sulamadaha.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak asap akibat kebakaran hutan, lahan dan kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terjadi sejak Sabtu (3/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran yang melanda kawasan Takome kemudian merembet ke wilayah Kelurahan Sulamadaha dan kawasan sekitar Jikomalamo. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi terganggu akibat kepulan asap yang menyelimuti sejumlah titik.

Mardiah mengatakan, pembagian masker merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap, terutama warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi kebakaran.

Baca Juga :  Realisasi Visi Agromaritim, Bantuan Perikanan Bassam-Helmi Capai Puluhan Miliar 

“Kami turun langsung karena kondisi ini menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat. Masker memang sederhana, tetapi setidaknya dapat membantu warga mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Mardiah.

Ia mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran agar meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu atau memperluas kebakaran.

“Kalau asap semakin tebal, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah. Orang tua, anak-anak dan warga yang rentan harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Mardiah juga berharap penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi oleh pemerintah, baik Pemerintah Provinsi Maluku Utara maupun Pemerintah Kota Ternate.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan proses pemadaman, pemantauan titik api dan penanganan dampak asap dilakukan secara maksimal. Langkah pencegahan juga penting agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Baca Juga :  Farijal Serap Aspirasi OKP dan Jurnalis, Bahas Persoalan Ternate

“Kami berharap Pemprov Maluku Utara dan Pemkot Ternate bisa mengambil langkah cepat, bukan hanya memadamkan api, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan warga terdampak. Penanganan harus terkoordinasi sampai kondisi benar-benar aman,” tegasnya.

PW Fatayat NU Maluku Utara menilai persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga menyentuh langsung aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat. Karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Fatayat NU Malut juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuang atau membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api yang berpotensi meluas.

Aksi pembagian masker tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial Fatayat NU Maluku Utara di tengah kondisi darurat asap yang dirasakan masyarakat di kawasan Takome, Sulamadaha hingga sekitar Jikomalamo. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Duduki BPBD Ternate, Tonny Langsung “Action” Hadapi Karhutla 
Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR
10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga
Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan
Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:21 WIT

Duduki BPBD Ternate, Tonny Langsung “Action” Hadapi Karhutla 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:25 WIT

Takome–Sulamadaha Diselimuti Asap, Fatayat NU Malut Bagikan Masker ke Warga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIT

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:19 WIT

10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:48 WIT

Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan

Berita Terbaru

Peristiwa

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:39 WIT

Kebakaran lahan yang melanda kawasan Taman Love, Kelurahan Moya

Peristiwa

10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:19 WIT