Lewat Buku, Harita Nickel Angkat Potret Laut di Pulau Obi

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seri pertama dari buku Keindahan Laut Pesisir Barat Pulau Obi, yang saat ini dalam proses cetak, memotret ekosistem perairan Obi yang masih terjaga di tengah aktivitas industri.

Seri pertama dari buku Keindahan Laut Pesisir Barat Pulau Obi, yang saat ini dalam proses cetak, memotret ekosistem perairan Obi yang masih terjaga di tengah aktivitas industri.

Kasedata.id – Harita Nickel berencana meluncurkan buku berjudul “Keindahan Laut Pesisir Barat Pulau Obi – Seri I Ikan Karang: Mosaik Kehidupan Laut yang Memikat” sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik hilirisasi pertambangan yang bertanggung jawab.

Publikasi ini disiapkan bukan sekadar sebagai dokumentasi visual, melainkan potret ilmiah yang merekam kesehatan ekosistem perairan di tengah aktivitas industri di Pulau Obi.

Saat ini, buku tersebut tengah memasuki tahap akhir persiapan cetak dan direncanakan diterbitkan oleh penerbit nasional terkemuka. Harita Nickel menargetkan buku ini dapat resmi dirilis pada pertengahan tahun 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buku yang disusun oleh tim Marine Environment Harita Nickel ini merangkum hasil pengamatan mendalam selama beberapa tahun terhadap puluhan famili ikan karang. Kehadiran berbagai spesies indikator di dalamnya menjadi parameter penting bahwa perairan Pulau Obi, Maluku Utara, masih menjalankan fungsi ekologisnya dengan baik sebagai habitat berbagai biota laut.

Di antara spesies yang terdokumentasi, terdapat ikan napoleon yang berstatus dilindungi, serta ikan kakatua yang dikenal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang. Kehadiran kedua spesies tersebut menjadi indikator bahwa ekosistem laut di wilayah pesisir barat Pulau Obi masih berada dalam kondisi sehat.

Selain itu, buku ini juga merekam keberadaan sejumlah ikan ekonomis penting, seperti kerapu dan bobara (giant trevally), yang selama ini menjadi sumber penghidupan nelayan dan masyarakat pesisir. Keberadaan spesies-spesies tersebut menunjukkan bahwa ekosistem laut yang terjaga turut mendukung keberlanjutan aktivitas nelayan lokal.

Baca Juga :  Disorot Publik, Muhlis Soamole Siap Bertarung di Kongres HPMS

Direktur Health, Safety, and Environment (HSE) Harita Nickel, Tonny Gultom, mengatakan rencana penerbitan buku ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat transparansi dan dokumentasi ilmiah terhadap kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasional.

“Bagi kami, tanggung jawab lingkungan tidak boleh berhenti pada kepatuhan terhadap peraturan saja melainkan bagaimana ikut serta dalam menjaga lingkungan. Kami ingin mengenali, mencatat, dan menjaga kekayaan alam yang ada di depan mata kita,” ujar Tonny.

Ia menambahkan, dokumentasi ini akan terus dikembangkan menjadi seri berkelanjutan, dengan fokus berikutnya pada ekosistem terumbu karang dan makrobenthos.

Menurut Tonny, inisiatif tersebut mencerminkan pendekatan perusahaan dalam menjalankan hilirisasi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan industri, tetapi juga memperhatikan aspek pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

“Keberlanjutan operasional harus berjalan seiring dengan upaya menjaga biodiversitas. Karena itu, data ilmiah dan pemantauan lingkungan menjadi fondasi penting dalam praktik pertambangan yang bertanggung jawab,” katanya.

Rencana penerbitan buku ini juga mendapat respons positif dari Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba. Menurutnya, publikasi tersebut dapat menjadi kontribusi penting dalam memperkaya literasi lingkungan sekaligus memperkenalkan potensi bahari Halmahera Selatan kepada masyarakat luas.

“Kolaborasi sinergis antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci. Kita perlu terus memperkuat harmoni ini demi menjaga laut kita sekaligus memastikan pembangunan daerah berjalan berkelanjutan,” tutur Bassam.

Baca Juga :  Bentuk Komitmen, TKBM Ternate Bagikan THR Buruh Bagasi

Sisi akademis pun memberikan catatan positif. Guru Besar Manajemen Kesehatan Ikan Universitas Khairun, Prof. Dr. Muh. Aris, S.Pi., M.P., menilai langkah ini sebagai bentuk konkret penerapan Good Mining Practices.

“Kualitas pertambangan yang baik diuji dari kemampuannya menjaga keberlangsungan hidup biota di sekitarnya. Harita Nickel menunjukkan bahwa operasional tambang dan pemulihan ekosistem pesisir bisa berjalan beriringan,” jelasnya.

Senada dengan hal itu, Ahli Genetika Ikan Universitas Sam Ratulangi, Dr. Ir. Ari Berty Rondonuwu, M.Sc., M.Si., menekankan pentingnya aspek edukasi bagi masyarakat lokal. Ia melihat buku ini dapat menjadi jembatan yang menghubungkan data ilmiah dengan pemahaman publik mengenai kekayaan hayati laut Obi.

“Saat anak-anak di Pulau Obi mulai bisa menyapa nama dan mengenali rupa ikan di halaman rumah mereka sendiri, di situlah benih rasa memiliki dan kesadaran menjaga alam tumbuh paling kuat,” kata Ari.

Rencana peluncuran buku ini melengkapi berbagai program keberlanjutan Harita Nickel yang telah berjalan, mulai dari rehabilitasi mangrove, transplantasi karang, hingga instalasi terumbu buatan (artificial reef). Melalui transparansi data dan kolaborasi lintas sektor, Harita Nickel terus mendorong praktik pertambangan yang bertanggung jawab terhadap masa depan ekosistem laut Indonesia.

Cuplikan dari buku Ikan Karang bisa diakses melalui link ini (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Shalat IED di Masjid Shaful Khairaat, Wagub Sarbin Sehe Serukan Semangat Berkurban dan Solidaritas
Nuansa Kebersamaan dan Gotong Royong Warnai Kurban di Masjid Ajir Tabi’in Ngade
Jelang Musdalub HIPMI Malut Diwarnai Dugaan Transaksi Jabatan
Nasab Berkurban, 15 Sapi Disalurkan ke Warga Ternate
Bentuk Komitmen, TKBM Ternate Bagikan THR Buruh Bagasi
Puskesmas Sulbar Fokus Deteksi Dini Penyakit Siswa
Kemenhaj Maluku Utara Susun Pedoman Manasik Baru
Abubakar Abdullah Ingatkan Alumni dan Kader PMII Jaga Soliditas, Jangan Baper

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:31 WIT

Lewat Buku, Harita Nickel Angkat Potret Laut di Pulau Obi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:18 WIT

Shalat IED di Masjid Shaful Khairaat, Wagub Sarbin Sehe Serukan Semangat Berkurban dan Solidaritas

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:04 WIT

Nuansa Kebersamaan dan Gotong Royong Warnai Kurban di Masjid Ajir Tabi’in Ngade

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:31 WIT

Jelang Musdalub HIPMI Malut Diwarnai Dugaan Transaksi Jabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 18:34 WIT

Nasab Berkurban, 15 Sapi Disalurkan ke Warga Ternate

Berita Terbaru

Seri pertama dari buku Keindahan Laut Pesisir Barat Pulau Obi, yang saat ini dalam proses cetak, memotret ekosistem perairan Obi yang masih terjaga di tengah aktivitas industri.

Daerah

Lewat Buku, Harita Nickel Angkat Potret Laut di Pulau Obi

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:31 WIT

KONI Kota Ternate saat menggelar rapat memfinalisasi persiapan keberangkatan kontingen PORPROV 2026 [Foto : kasedata.id]

Olahraga

KONI Ternate Finalisasi Keberangkatan Kontingen PORPROV Malut

Senin, 25 Mei 2026 - 23:49 WIT