MPLS 2026 di Maluku Utara Berlangsung Tertib dan Sukses, Dikbud Apresiasi Seluruh Sekolah

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu tarian penutupan MPLS yang dipertunjukan oleh siswa baru di SMA Negeri 10 Kota Ternate. || dok : Kasedata

Salah satu tarian penutupan MPLS yang dipertunjukan oleh siswa baru di SMA Negeri 10 Kota Ternate. || dok : Kasedata

Kasedata.id Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 bagi peserta didik baru jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Maluku Utara berakhir dengan hasil yang membanggakan. Digelar serentak pada 7–11 Juli 2026, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, edukatif, dan mendapat apresiasi luas dari peserta didik maupun orang tua.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara dalam menghadirkan MPLS yang ramah anak, humanis, bebas dari praktik perundungan, kekerasan, maupun bentuk perpeloncoan yang selama ini menjadi sorotan publik.

MPLS merupakan gerbang awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, tenaga pendidik, hingga nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi pendidikan. Seluruh pelaksanaan mengacu pada petunjuk teknis Kementerian Pendidikan sehingga setiap sekolah menjalankan kegiatan secara terarah, aman, dan berorientasi pada pembentukan karakter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyatakan pelaksanaan MPLS tahun ini berjalan sangat baik berdasarkan laporan kepala sekolah, Cabang Dinas Pendidikan di kabupaten/kota, serta hasil pemantauan langsung yang dilakukan Dikbud selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga :  Dikbud Malut Pastikan Penyaluran Beasiswa Tepat Sasaran

“Berdasarkan laporan yang kami terima dan hasil pemantauan di lapangan, MPLS 2026 berjalan dengan sangat baik. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, menyenangkan, ramah anak, dan benar-benar memanusiakan peserta didik. Ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun budaya belajar yang sehat dan berkualitas di setiap sekolah,” ujar Abubakar, Minggu (12/7/2026).

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, guru, panitia, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah yang telah menyukseskan MPLS secara edukatif, humanis, dan penuh tanggung jawab.

Tak hanya menjalankan materi wajib sesuai petunjuk teknis, sejumlah sekolah juga menghadirkan berbagai inovasi yang memperkaya pengalaman peserta didik baru.

Di SMA Negeri 1 Halmahera Utara, Tobelo, misalnya, ratusan siswa membubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi komitmen mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari perundungan dan kekerasan.

Sementara di SMA Negeri 1 Ternate, sekolah menerapkan Experience Counseling Psychology (ECP) sebagai pendekatan awal untuk memetakan kondisi psikologis, karakter, minat, dan kebutuhan peserta didik. Berbagai sekolah lainnya juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, pengenalan layanan bimbingan dan konseling, kegiatan literasi, penguatan karakter, permainan edukatif, hingga aktivitas kolaboratif yang mempererat hubungan antarsiswa.

Baca Juga :  Kadikbud Malut Ajak Siswa Sambut Kelulusan dengan Rasa Syukur

Menurutnya, berbagai inovasi tersebut menjadi bukti bahwa MPLS kini bukan lagi sekadar ajang mengenalkan aturan sekolah, melainkan ruang membangun kepercayaan diri, persahabatan, karakter, dan semangat berprestasi sejak hari pertama.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan. Di sanalah kepercayaan diri, persahabatan, dan motivasi belajar tumbuh. Ketika peserta didik merasa diterima, mereka akan lebih siap berkembang dan meraih prestasi,” tegasnya.

Ia berharap semangat positif yang terbangun selama MPLS tidak berhenti pada pekan pengenalan saja, tetapi terus menjadi budaya di seluruh satuan pendidikan.

“Tujuan kita bukan hanya menciptakan sekolah yang unggul secara akademik, tetapi juga lingkungan belajar yang aman, inklusif, nyaman, dan mampu melahirkan generasi Maluku Utara yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dari Landmark Ternate, KaderMU-26 Resmi Menjadi Mahasiswa UMMU
Rapor Pendidikan Jadi Alarm, MKKS Kota Ternate Perkuat Kompetensi Guru
Dikbud Maluku Utara Kooperatif Hadapi Pemeriksaan Dana BOSP
Buka Workshop Literasi, Abubakar Abdullah Dorong Sekolah Perkuat Budaya Membaca
Ribuan KaderMU Digembleng di P2KK UMMU
RSUD Chasan Boesoirie Dukung Penuh UMMU Buka FKG
Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis
Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:19 WIT

Dari Landmark Ternate, KaderMU-26 Resmi Menjadi Mahasiswa UMMU

Sabtu, 12 September 2026 - 15:54 WIT

Rapor Pendidikan Jadi Alarm, MKKS Kota Ternate Perkuat Kompetensi Guru

Sabtu, 12 September 2026 - 14:53 WIT

Dikbud Maluku Utara Kooperatif Hadapi Pemeriksaan Dana BOSP

Sabtu, 12 September 2026 - 10:55 WIT

Buka Workshop Literasi, Abubakar Abdullah Dorong Sekolah Perkuat Budaya Membaca

Jumat, 11 September 2026 - 21:55 WIT

Ribuan KaderMU Digembleng di P2KK UMMU

Berita Terbaru

Olahraga

PBFI Ternate Kembali Aktif, Faizal Hud Dipercaya Jadi Ketua

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:44 WIT

Dikbud Kabupaten Pulau Taliabu bersama Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara saat menggelar pendampingan perencanaan dan penganggaran terkait SPM bidang pendidikan tahun 2026 [ dok : karno/kasedata]

Daerah

Pemkab Taliabu Perkuat SPM Pendidikan Berbasis Data

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:29 WIT

Daerah

Kemarau Panjang, Pemkot Ternate Gelar Salat Istisqa

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:37 WIT