Kasedata.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku Utara mulai menggeber konsolidasi politik menuju Pemilu 2029. Lewat rapat formatur penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 10 kabupaten/kota, PKB memasang target ambisius merebut kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan Maluku Utara.
Rapat yang digelar di Hotel Grand Majang, Ternate, Selasa (23/6/2026), dihadiri Wakil Sekretaris DPP PKB Siti Mukarrama, Ketua DPW PKB Maluku Utara Jasri Usman, serta para ketua DPC terpilih.
Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman, menegaskan kepengurusan baru tidak boleh sekadar menjadi pelengkap struktur organisasi. Menurutnya, mesin partai harus dibangun kuat sejak sekarang untuk menghadapi pertarungan politik 2029.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus punya target yang jelas. Tahun 2029 PKB wajib memiliki wakil di DPR RI dari Dapil Maluku Utara. Karena itu, kader-kader terbaik harus mulai disiapkan dari sekarang,” tegas Jasri.
Ia menilai penyusunan kepengurusan menjadi momentum penting memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput. Seluruh ketua DPC diminta memastikan struktur partai diisi kader yang siap bekerja dan bertarung memenangkan PKB, bukan sekadar pelengkap administrasi.
Selain membidik kursi DPR RI, Jasri juga menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam tubuh partai. Kuota minimal 30 persen perempuan, kata dia, wajib dipenuhi sebagai bentuk komitmen PKB terhadap politik yang inklusif.
Menurutnya, Generasi Z akan menjadi penentu utama arah suara pada Pemilu 2029 sehingga harus diberi ruang besar dalam struktur dan gerakan politik partai.
“Kuota perempuan minimal 30 persen harus terpenuhi. Generasi muda juga harus diberikan ruang luas untuk tampil dan berkontribusi. Pemilih muda, terutama Generasi Z, akan menjadi faktor penentu pada pemilu mendatang,” ujarnya.
Untuk memperkuat langkah politik tersebut, DPW PKB Maluku Utara bersama seluruh DPC dalam waktu dekat akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai komitmen bersama mencapai target politik partai. Jasri juga meminta seluruh jajaran pengurus menjadikan hasil Pemilu sebelumnya sebagai bahan evaluasi total.
Menurutnya, kemenangan hanya bisa diraih lewat kerja terukur, konsolidasi kuat, dan strategi politik yang tepat.
“Saya berharap dengan kepengurusan baru, struktur yang kuat, dan semangat baru, PKB mampu meraih kemenangan lebih besar pada Pemilu 2029. Seluruh pengurus harus tetap berada dalam satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar,” katanya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPP PKB, Siti Mukarrama, mengapresiasi militansi kader PKB Maluku Utara. Ia mengaku kagum dengan semangat kader yang harus menempuh perjalanan panjang antar pulau demi menghadiri agenda partai.
“Saya bangga dengan kader-kader PKB Maluku Utara. Di tengah kondisi geografis kepulauan yang tidak mudah, semangat perjuangan mereka tetap terjaga. Ini modal besar untuk membesarkan PKB ke depan,” ungkap Siti.
Siti juga mendorong kader perempuan memanfaatkan peluang politik yang semakin terbuka. Menurutnya, kuota 30 persen perempuan harus menjadi momentum lahirnya lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan kepengurusan yang sedang disusun harus lengkap, solid, dan bergerak hingga tingkat paling bawah. PKB, kata dia, tidak boleh sekadar menjadi pelengkap dalam peta politik nasional, tetapi harus tampil di garis depan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Pengurus yang dibentuk harus diisi orang-orang yang serius bekerja, bukan sekadar titipan. Struktur partai harus hidup sampai ke tingkat bawah agar PKB semakin kuat dan mampu meraih kemenangan pada Pemilu 2029,” tegasnya.
Menutup arahannya, Siti menyampaikan salam Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar kepada seluruh kader dan pengurus PKB Maluku Utara, sekaligus mengajak seluruh elemen partai menjaga soliditas demi mewujudkan target besar PKB pada Pemilu 2029. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi







