Kasedata.id – Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa berlangsung penuh semangat kebersamaan dan konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran perempuan menghadapi agenda politik ke depan. Forum tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan visi perjuangan organisasi sekaligus memperkuat kesiapan kader menghadapi Pemilu 2029.
Dalam Muswil DPW Perempuan Bangsa yang berlangsung di Aula Mina Arama Haji Transit Ternate, Sabtu (20/6/2026) seluruh pengurus DPC Perempuan Bangsa Kabupaten/Kota sepakat memberikan rekomendasi kepada Hj Asmawati Ismail sebagai Ketua DPW Perempuan Bangsa periode 2026-2031. Dukungan penuh yang diberikan seluruh peserta Muswil menjadi simbol kuatnya kekompakan dan kepercayaan kader terhadap kepemimpinan Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepuluan tersebut.
Mereka menilai sosok Hj Asmawati memiliki pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi politik, serta komitmen dalam membangun soliditas kader hingga ke tingkat daerah dan akar rumput.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai terpilih, Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan itu menegaskan bahwa amanah tersebut akan difokuskan pada penguatan konsolidasi organisasi secara menyeluruh hingga ke tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.
“Muswil ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum memperkuat kembali semangat perjuangan seluruh kader Perempuan Bangsa. Ke depan, fokus utama kami adalah memperkuat konsolidasi sampai ke akar rumput agar mesin organisasi benar-benar siap menghadapi agenda politik 2029,” ujarnya.
Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya berada di tingkat wilayah maupun kabupaten/kota, tetapi harus bertumpu pada soliditas kader di tingkat bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kita ingin memastikan seluruh struktur organisasi bergerak aktif sampai ke desa-desa. Karena kekuatan politik sesungguhnya lahir dari kedekatan dengan masyarakat dan kemampuan kader menjawab persoalan riil di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Perempuan Bangsa ke depan tidak hanya hadir sebagai organisasi sayap partai, tetapi juga menjadi ruang perjuangan perempuan dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menilai kader perempuan harus dipersiapkan sejak dini agar mampu tampil sebagai pemimpin yang memiliki kapasitas, keberanian, dan kepedulian sosial di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif.
“Kaderisasi perempuan harus diperkuat secara serius dan berkelanjutan. Kita ingin melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya aktif secara politik, tetapi juga mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Selain memperkuat kaderisasi, ia juga menargetkan peningkatan sinergitas antar pengurus DPC dan kader di seluruh Kabupaten/Kota agar program organisasi berjalan lebih efektif dan terukur.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Semua harus bergerak bersama dengan semangat kolektif. Konsolidasi organisasi harus dibangun secara berjenjang dan berkelanjutan agar Perempuan Bangsa semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan,” pungkasnya.
Proses Muswil sendiri berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan. Seluruh rangkaian sidang musyawarah dipimpin langsung oleh pengurus pusat Perempuan Bangsa dan turut disaksikan Sekretaris Jenderal DPP Perempuan Bangsa hingga seluruh tahapan persidangan selesai dan menetapkan secara aklamasi Hj Asmawati Ismail sebagai ketua terpilih periode 2026-2031.
Dengan pengawalan langsung dari pengurus pusat tersebut, hasil Muswil dinilai mencerminkan kuatnya soliditas organisasi sekaligus mempertegas komitmen Perempuan Bangsa dalam memperkuat konsolidasi internal menghadapi agenda politik dan kerja-kerja sosial kemasyarakatan menuju Pemilu 2029. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi





![Wali Kota Ternate saat memberi sambutan pada kegiatan open house sekolah rakyat [Foto : iin afriyanti/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG_20260619_152429-225x129.jpg)

