Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama kegiatan seminar nasional yang berlangsung di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kota Ternate [sukarsi/kasedata]

Foto bersama kegiatan seminar nasional yang berlangsung di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kota Ternate [sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bertema “Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat”. Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kota Ternate, Rabu (5/8/2026).

Seminar itu menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo, jajaran kementerian, Forkopimda Maluku Utara, kepala daerah, akademisi, pelaku usaha, serta perwakilan asosiasi desa dari berbagai daerah.

Kegiatan ini menjadi forum untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan pendukung ketahanan pangan nasional.

Gubernur Malut Sherly Tjoanda, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembentukan koperasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, dunia usaha, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal keberhasilan program ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujar Sherly.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah untuk mendorong desa menjadi lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.

Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga harus mampu mengelola potensi ekonomi lokal, mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga usaha mikro dan kecil.

Baca Juga :  Perjalanan Politik AM-SAH, Konsisten Wujudkan Visi-Misi Pilgub Malut

“Dengan tata kelola yang baik dan pendampingan berkelanjutan, koperasi dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi kemiskinan di desa,” katanya.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menegaskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari strategi nasional memperkuat ketahanan pangan dan memperbaiki sistem distribusi hasil produksi masyarakat.

“Pemerintah ingin memastikan hasil pertanian, perkebunan, perikanan, maupun peternakan dapat dikelola lebih efisien melalui koperasi sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, koperasi diharapkan menjadi pusat distribusi, pemasaran, penyimpanan, hingga pengembangan usaha masyarakat desa, sehingga rantai distribusi menjadi lebih pendek, harga hasil produksi lebih menguntungkan petani dan nelayan, serta kesejahteraan masyarakat meningkat. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

DPRD Malut Tekankan Pemerataan, Anggaran Infrastruktur 2027 Capai Rp 853 Miliar
Dikbud Malut Gandeng Polda Perkuat Karakter Siswa, Radikalisme dan Narkoba Jadi Perhatian
RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak
Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi
PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:17 WIT

DPRD Malut Tekankan Pemerataan, Anggaran Infrastruktur 2027 Capai Rp 853 Miliar

Kamis, 5 November 2026 - 18:34 WIT

Dikbud Malut Gandeng Polda Perkuat Karakter Siswa, Radikalisme dan Narkoba Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 14:02 WIT

RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak

Kamis, 5 November 2026 - 13:52 WIT

Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Berita Terbaru