Akademisi Apresiasi Pencopotan Kepsek di Halsel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi Universitas Khairun Dr. Muamil Sunan [dok : kasedata]

Akademisi Universitas Khairun Dr. Muamil Sunan [dok : kasedata]

Kasedata.id — Langkah Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Hasan Ali Bassam Kasuba, bersama Kepala Dinas Pendidikan Siti Khodijah untuk mencopot Rahma Bani dari jabatan Kepala SDN 84 Kecamatan Kayoa mendapat apresiasi dari kalangan akademisi.

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate Dr. Muamil Sunan, menilai keputusan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga marwah pendidikan sekaligus menegakkan aturan.

“Ketegasan ini patut diapresiasi. Ini penting untuk menjaga wibawa institusi pendidikan di Halmahera Selatan dan menegaskan bahwa seluruh ASN wajib tunduk pada peraturan,” ujar Muamil, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan sesuai ketentuan. Karena itu, seorang pejabat seperti kepala sekolah tidak boleh menggunakan jabatannya sebagai alasan untuk mengabaikan aturan maupun merasa berada di luar jangkauan hukum.

“Tidak boleh ada kesan pejabat tak tersentuh. Setiap orang memiliki batas wewenang dan pertanggungjawaban masing-masing,” katanya.

Meski mengapresiasi keputusan itu, Muamil berharap pencopotan kepala sekolah SDN 84 tidak berhenti pada pergantian jabatan. Ia menilai bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan perlu memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap kepala sekolah maupun tenaga pendidik.

Baca Juga :  Sarbin Sehe Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon Ketua KONI Malut

Ia juga mendorong agar setiap persoalan dalam lingkungan pendidikan ditangani secara objektif, transparan dan terbuka sesuai mekanisme yang berlaku.

Lebih jauh, Muamil meminta Pemkab Halsel menjadikan persoalan itu sebagai bahan evaluasi terhadap tata kelola pendidikan secara menyeluruh.

Menurutnya, hal paling penting adalah memastikan persoalan yang terjadi tidak berdampak terhadap hak dan kepentingan peserta didik.

“Prioritas utama sekarang adalah memastikan proses belajar mengajar di SDN 84 tetap kondusif dan berjalan baik demi kepentingan anak-anak,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Tabligh Akbar, Ustaz Das’ad Latif Gaungkan Pesan Damai untuk Maluku Utara
Kadikbud Malut Dorong Toleransi Sejak Dini Lewat Pembinaan Rohani Pelajar
Pemuda Desa Bajo Galang Dana Ratusan Juta Bangun Masjid
Malam Puncak HUT ke-27 Malut, Sofifi Dipadati Ribuan Warga
DWP Ternate Dorong Produk Lokal Jadi Ekonomi Keluarga
PUPR Malut Uji Teknologi Stabilisasi Tanah, Jalan Tani Tanpa Sirtu Ditargetkan Mulai 2027
Wagub Sarbin Lepas 40 Regu Gerak Jalan Indah Pelajar Meriahkan HUT ke-27 Malut
KORMI Sula Resmi Dilantik, Bidik Olahraga Masyarakat Desa

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:02 WIT

Tabligh Akbar, Ustaz Das’ad Latif Gaungkan Pesan Damai untuk Maluku Utara

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:06 WIT

Kadikbud Malut Dorong Toleransi Sejak Dini Lewat Pembinaan Rohani Pelajar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:59 WIT

Pemuda Desa Bajo Galang Dana Ratusan Juta Bangun Masjid

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:00 WIT

Malam Puncak HUT ke-27 Malut, Sofifi Dipadati Ribuan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:14 WIT

DWP Ternate Dorong Produk Lokal Jadi Ekonomi Keluarga

Berita Terbaru

Daerah

Pemuda Desa Bajo Galang Dana Ratusan Juta Bangun Masjid

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:59 WIT

Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara, ribuan warga padati Kota Sofifi. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Malam Puncak HUT ke-27 Malut, Sofifi Dipadati Ribuan Warga

Sabtu, 10 Okt 2026 - 23:00 WIT

Ternate

DWP Ternate Dorong Produk Lokal Jadi Ekonomi Keluarga

Sabtu, 10 Okt 2026 - 20:14 WIT