Kawasan Transmigrasi Maluku Utara Didorong Jadi Lumbung Pangan Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi program pembangunan kawasan transmigrasi yang dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi. || dok : Kasedata

Rapat koordinasi program pembangunan kawasan transmigrasi yang dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi. || dok : Kasedata

Kasedata.id Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat pengembangan kawasan transmigrasi sebagai penyangga ketahanan pangan sekaligus mendorong kepastian hukum atas kepemilikan lahan masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam koordinasi program pembangunan kawasan transmigrasi yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Maluku Utara, Ternate, Jumat (21/8/2026).

Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, menegaskan pengembangan kawasan transmigrasi akan terus diperkuat melalui tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, setelah Kementerian Transmigrasi meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK pada 2025, komitmen terhadap akuntabilitas pengelolaan program harus tetap dipertahankan pada 2026.

Untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi, pemerintah juga menyiapkan tambahan anggaran lebih dari Rp 900 miliar pada 2027.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menilai kawasan transmigrasi memiliki posisi strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras.

Kondisi tersebut dinilai semakin penting karena Kota Ternate masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan sembako dari luar daerah yang mencapai sekitar 90 persen.

Baca Juga :  Pemkot Ternate Resmi Usulkan 28 Ruas Jalan ke BPJN Malut

“Karena itu, produktivitas kawasan transmigrasi harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kita membutuhkan dukungan mekanisasi pertanian agar produksi pangan tetap berjalan di tengah pergeseran tenaga kerja ke sektor industri,” ujar Samsuddin.

Ia menjelaskan, pertumbuhan industri di Halmahera Tengah dan Pulau Obi telah mendorong pergeseran tenaga kerja dari sektor pertanian menuju sektor industri. Perubahan tersebut perlu diantisipasi dengan percepatan mekanisasi pertanian agar produktivitas lahan tetap terjaga.

Langkah itu sekaligus dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta para pekerja industri yang terus bertambah.

Selain persoalan produktivitas, pemerintah daerah juga menaruh perhatian serius terhadap legalitas lahan transmigrasi. Penataan aspek hukum terkait jual-beli dan alih kepemilikan lahan yang belum bersertifikat dinilai mendesak guna memberikan kepastian hak kepada masyarakat sekaligus mencegah konflik pertanahan di kemudian hari.

Dari sisi infrastruktur, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku Utara telah mengajukan izin pinjam pakai kawasan hutan melalui Dinas Kehutanan. Pengajuan tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan jalan penghubung kawasan transmigrasi di Kabupaten Halmahera Selatan.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Nirwan Ahmad Helmi, menekankan pentingnya keterpaduan berbagai program dalam mempercepat pengembangan kawasan transmigrasi.

Baca Juga :  Pemprov Maluku Utara Sabet Penghargaan CSR Nasional

Program tersebut antara lain Transmigrasi Lokal, Karya Nusa, serta penempatan Tim Ekspedisi Patriot (TFB) dari sejumlah perguruan tinggi negeri, seperti UGM, UI, Unpad, dan ITS.

Tim tersebut ditempatkan di 20 titik di Maluku Utara untuk memetakan potensi investasi, komoditas unggulan, hingga penguatan kelembagaan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Kepala Dinas Nakertrans Maluku Utara, Marwan Polisiri, menambahkan bahwa proposal pembangunan kawasan transmigrasi 2027 yang menghimpun usulan dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara telah disampaikan kepada Kementerian Transmigrasi untuk ditindaklanjuti.

Penguatan program ini diharapkan mampu mengubah kawasan transmigrasi menjadi pusat produksi pangan yang lebih produktif, ditopang akses dan infrastruktur memadai, sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap tanah masyarakat.

Koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi RI, Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Sekretaris Ditjen Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, para direktur dan tenaga ahli, Sekda Halmahera Utara, Sekda Halmahera Timur, Sekda Halmahera Tengah, para Kepala Dinas Nakertrans se-Maluku Utara, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Rakernas JKPI, Kaban Kesbangpol Dampingi Wawali Ternate Cek Venue Hotel
Besok Mulai Bertugas, Yusran Pimpin Biro Hukum dan Yayat Pegang Kendali Dinkop Malut
Rekam Jejak Panjang Berdedikasi, Erva Pramukawaty Resmi Nakhodai Sekretariat DPRD Maluku Utara
Sekda Maluku Utara Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Sekwan DPRD Termasuk
Pemprov Malut Evaluasi 15 Jabatan Plt, Dua Posisi Eselon II Segera Terisi
BI dan Pemprov Malut Perkuat Kolaborasi Dorong Ekonomi Biru dan Kendalikan Inflasi
Pemprov Malut Dorong Penguatan Ekonomi Biru untuk Optimalkan Potensi Laut
Gubernur Targetkan Maluku Utara Bebas Korupsi Lewat Sinergi APIP dan APH

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIT

Rakernas JKPI, Kaban Kesbangpol Dampingi Wawali Ternate Cek Venue Hotel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:10 WIT

Kawasan Transmigrasi Maluku Utara Didorong Jadi Lumbung Pangan Baru

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:20 WIT

Besok Mulai Bertugas, Yusran Pimpin Biro Hukum dan Yayat Pegang Kendali Dinkop Malut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIT

Rekam Jejak Panjang Berdedikasi, Erva Pramukawaty Resmi Nakhodai Sekretariat DPRD Maluku Utara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:12 WIT

Sekda Maluku Utara Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Sekwan DPRD Termasuk

Berita Terbaru

Sekretaris Pengcab FORKI Halut, Boyke Raymond Toisuta

Olahraga

SK Pembekuan FORKI Halut Dipertanyakan, Siapkan Somasi

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:37 WIT

Pendidikan

Wali Kota Ternate Dukung Munas FPIP-PTM di UMMU

Kamis, 20 Agu 2026 - 18:28 WIT

Rektor UMMU Prof. Dr. Ranita Rope, S.P., M.Sc.,

Pendidikan

UMMU Siap Jadi Tuan Rumah Munas FPIP-PTM

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:21 WIT