Tokoh NU Maluku Utara Apresiasi Pemilihan Ketum PBNU Lewat Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Maluku Utara, Abubakar Abdullah. || dok : Kasedata

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Maluku Utara, Abubakar Abdullah. || dok : Kasedata

Kasedata.id Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengapresiasi keputusan Muktamar NU yang memilih mekanisme Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA) dalam proses pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Menurut Abubakar, penggunaan mekanisme AHWA tidak dapat dipandang sebagai bentuk pengingkaran terhadap demokrasi. Justru, kata dia, AHWA merupakan bagian dari tradisi musyawarah yang telah lama hidup dalam tubuh NU dan menempatkan kebijaksanaan serta penghormatan terhadap ulama sebagai pijakan utama dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“AHWA justru lebih bermartabat. Demokrasi tidak selalu harus dimaknai sebagai pertarungan suara. Dalam tradisi NU, musyawarah, kebersamaan, dan penghormatan terhadap ulama juga merupakan bagian dari demokrasi,” ujar Abubakar Abdullah, mantan Sekretaris Tanfidziyah NU Maluku Utara, Minggu (30/8/2026).

Ia menilai, mekanisme AHWA dapat menjadi jalan untuk menghindarkan proses pergantian kepemimpinan NU dari persaingan yang berlebihan. Dengan demikian, Muktamar tidak sekadar menjadi arena perebutan dukungan, tetapi juga menjadi ruang untuk memastikan regenerasi kepemimpinan tetap berlangsung dengan menjunjung persatuan dan marwah organisasi.

Abubakar juga mengingatkan bahwa AHWA bukan mekanisme baru bagi NU. Pola tersebut memiliki akar sejarah dalam perjalanan organisasi dan pernah digunakan dalam Muktamar NU ke-27 di Situbondo pada 1984.

“AHWA memiliki akar historis dalam tradisi NU. Ini bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul, tetapi bagian dari khazanah organisasi yang pernah diterapkan dalam perjalanan kepemimpinan NU,” jelasnya.

Ia berharap penerapan AHWA dalam pemilihan Ketua Umum PBNU dapat menjadi momentum untuk memperkuat kembali soliditas warga NU setelah Muktamar. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses Muktamar harus segera diakhiri setelah kepemimpinan baru ditetapkan.

Baca Juga :  Pemprov Malut dan Dikbud Antar SMK Negeri 4 Tikep Panen 2 Ton Jagung

“Setelah Muktamar, tidak ada lagi kelompok yang menang atau kalah. Semua harus kembali bersinergi. Jangan sampai perbedaan dalam proses pemilihan justru menjadi sekat di antara sesama warga NU,” tegas Abubakar.

Ia menambahkan, tantangan NU ke depan jauh lebih besar sehingga energi organisasi tidak semestinya habis dalam dinamika internal. NU harus mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatannya untuk menjawab persoalan umat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan kemanusiaan.

“Energi besar NU harus diarahkan untuk kepentingan umat, bangsa, dan kemanusiaan. Muktamar harus menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan, bukan memperpanjang perbedaan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Fort to Fort Run Jadi Etalase Wisata Sejarah Ternate
Lahkumham PKB Sula Bantah Pemanggilan DPRD Wajib Izin Gubernur
Maulid Nabi, Bupati Sula Ajak Warga Perkuat Kepedulian
Perkara Dana Desa, PTUN Ambon Tolak Gugatan Mantan Kades Pohea
Maluku Utara Resmi Miliki Layanan Operasi Jantung Mandiri
Gubernur Malut Buka Rakernas JKPI XII, Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Wawali Yogyakarta Puji Kekayaan Rempah Ternate
Gubernur Sherly Puji Kepedulian Bhayangkari Sediakan Air Bersih dan MCK

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:58 WIT

Tokoh NU Maluku Utara Apresiasi Pemilihan Ketum PBNU Lewat Mekanisme AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:52 WIT

Fort to Fort Run Jadi Etalase Wisata Sejarah Ternate

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:49 WIT

Lahkumham PKB Sula Bantah Pemanggilan DPRD Wajib Izin Gubernur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:04 WIT

Maulid Nabi, Bupati Sula Ajak Warga Perkuat Kepedulian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIT

Maluku Utara Resmi Miliki Layanan Operasi Jantung Mandiri

Berita Terbaru

Fort to Fort Nusantara Raya Run 2026

Daerah

Fort to Fort Run Jadi Etalase Wisata Sejarah Ternate

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:52 WIT

Daerah

Maulid Nabi, Bupati Sula Ajak Warga Perkuat Kepedulian

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:04 WIT