SRMP 26 Ternate Perkuat Kualitas Pelayanan Lewat Forum Konsultasi Publik

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SRMP 26 Kota Ternate, Manton La Usman. || dok : Ilham/Kasedata

Kepala SRMP 26 Kota Ternate, Manton La Usman. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 26 Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, memperkuat pembenahan tata kelola dan kualitas pelayanan publik melalui Forum Konsultasi Publik yang digelar di Aula SRMP 26 Kota Ternate, Rabu (2/9/2026).

Forum ini tidak sekadar menjadi ruang penyampaian informasi, tetapi diarahkan sebagai bagian dari pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik. Hasil evaluasi tersebut menjadi pijakan penting bagi SRMP 26 Ternate dalam mempersiapkan pelaksanaan survei pelayanan publik sekaligus proses akreditasi SRMP 26 Kota Ternate.

Kegiatan tersebut mempertemukan unsur sekolah, pemerintah, mitra layanan, komite, serta orang tua dan wali siswa. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kualitas pelayanan yang selama ini berjalan, sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih membutuhkan pembenahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SRMP 26 Kota Ternate, Manto La Usman, mengatakan forum konsultasi publik merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan yang semakin terbuka, terukur, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Menurutnya, SRMP 26 Ternate yang mulai beroperasi sejak 14 Juni 2025 terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan, baik dalam aspek pembelajaran, pengasuhan, keasramaan, layanan informasi maupun kesehatan.

“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelaksanaan pelayanan selama satu tahun terakhir. Karena itu, forum ini menjadi ruang untuk mengevaluasi sekaligus menerima masukan agar pelayanan ke depan semakin baik, transparan, akuntabel dan mampu memenuhi kebutuhan anak didik,” ujarnya.

Ia menegaskan, masukan dari orang tua, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam proses perbaikan berkelanjutan. Setiap persoalan yang muncul di lingkungan sekolah akan diupayakan penyelesaiannya melalui komunikasi dan pendekatan yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi peserta didik.

Baca Juga :  Fraksi Golkar DPRD Ternate Desak Gubernur Tuntaskan DBH

Fokus pada Evaluasi dan Kesiapan Survei

Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik juga menjadi momentum untuk memastikan berbagai standar pelayanan yang diterapkan di SRMP 26 Ternate berjalan sesuai dengan ketentuan.

Evaluasi dilakukan dengan melihat sejumlah aspek pelayanan yang bersentuhan langsung dengan siswa, mulai dari keterbukaan informasi publik, proses pembelajaran, pengasuhan dan kehidupan keasramaan hingga standar pelayanan kesehatan.

Empat narasumber dihadirkan untuk memberikan penguatan sesuai bidang masing-masing.

Kemal Pasha menyampaikan materi mengenai layanan informasi publik, yang menjadi salah satu unsur penting dalam mewujudkan pelayanan yang transparan dan mudah diakses.

Selanjutnya, Yunita Putri Permatasari membahas pembelajaran dan akreditasi sekolah, khususnya kesiapan satuan pendidikan dalam memenuhi berbagai standar yang menjadi bagian dari proses akreditasi.

Materi pengasuhan dan keasramaan disampaikan Hafid Konoras, dengan penekanan pada pentingnya tata kelola lingkungan asrama yang mendukung pembentukan karakter sekaligus menjamin kenyamanan dan keamanan peserta didik.

Sementara Isdar RM. Saleh memberikan materi mengenai standar pelayanan kesehatan, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pendidikan berasrama.

Keempat materi tersebut menjadi bagian dari upaya SRMP 26 Ternate memetakan kekuatan sekaligus kekurangan dalam penyelenggaraan pelayanan. Dengan demikian, evaluasi tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan yang terukur.

Libatkan Orang Tua dan Pemangku Kepentingan

Forum tersebut juga membuka ruang bagi orang tua dan wali siswa untuk menyampaikan kritik, saran maupun kebutuhan yang berkaitan dengan pelayanan sekolah.

Pelibatan orang tua dinilai penting karena mereka merupakan salah satu pihak yang secara langsung menerima dan merasakan kualitas pelayanan yang diberikan SRMP 26 Ternate.

Selain orang tua, kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Ternate, Kepala Sentra Wasana Bahagia, Camat dan Lurah, Kepala Klinik Sentra Wasana Bahagia, Ketua Tim PKH Kota Ternate, Ketua Komite SRMP 26 Kota Ternate, serta orang tua dan wali siswa.

Baca Juga :  Rusdi Yusuf : Kenyataanya Warga Oba Dukung DOB Sofifi

Keterlibatan lintas sektor tersebut diharapkan memperkuat koordinasi sekaligus memastikan penyelenggaraan pelayanan SRMP 26 Ternate tidak berjalan sendiri, tetapi mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang berkaitan dengan layanan pendidikan, sosial, kesehatan dan pemerintahan.

Bukan Sekadar Evaluasi

SRMP 26 Kota Ternate merupakan bagian dari jaringan Sekolah Rakyat di bawah Kementerian Sosial. Seiring dengan perkembangan penyelenggaraan program, kebutuhan terhadap sistem pelayanan yang semakin profesional juga menjadi tuntutan.

Karena itu, evaluasi kinerja pelayanan publik menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan sekolah berjalan sesuai standar dan kebutuhan peserta didik.

Manto menegaskan, setiap masukan yang diperoleh melalui forum akan menjadi bahan pembenahan dan diteruskan sesuai jenjang kewenangan untuk mendukung keberlanjutan program Sekolah Rakyat.

“Yang paling penting adalah bagaimana hasil evaluasi ini benar-benar menjadi bahan perbaikan. Kami ingin pelayanan yang diberikan bukan hanya memenuhi standar, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak dan orang tua,” katanya.

Dengan pelaksanaan Forum Konsultasi Publik ini, SRMP 26 Kota Ternate menargetkan proses pembenahan pelayanan dapat berjalan lebih terarah. Evaluasi menjadi dasar untuk menghadapi survei pelayanan publik, sementara pemenuhan berbagai standar menjadi bagian dari kesiapan menghadapi akreditasi SRMP 26 Kota Ternate.

“Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Sekolah Rakyat bukan proses sesaat, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, responsif dan berorientasi pada kepentingan peserta didik,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kantor Kelurahan Tarau Rusak, Pemkot Ternate Diminta Segera Bertindak
Wagub Soroti Kilau Nikel Maluku Utara, Investasi Besar Harus Bawa Kesejahteraan Rakyat
Cuaca Panas Berkepanjangan, Pemkab Sula Shalat Istisqa
Usai Tampil di Jamnas XII Jakarta, Kontingen Pramuka Maluku Utara Kembali ke Ternate
BPK RI dan Pemprov Malut Bahas Pemeriksaan Kinerja
SMA Negeri 5 Ternate Matangkan Siswa Hadapi TKA
Ketua Tanfidziyah NU Maluku Utara Sambut Kepemimpinan Baru Gus Kikin
Kapolri Rombak Pejabat Polda Maluku Utara, Wakapolda dan Dir Reskrimsus Berganti

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIT

SRMP 26 Ternate Perkuat Kualitas Pelayanan Lewat Forum Konsultasi Publik

Selasa, 1 September 2026 - 15:50 WIT

Kantor Kelurahan Tarau Rusak, Pemkot Ternate Diminta Segera Bertindak

Selasa, 1 September 2026 - 14:07 WIT

Wagub Soroti Kilau Nikel Maluku Utara, Investasi Besar Harus Bawa Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 1 September 2026 - 13:06 WIT

Cuaca Panas Berkepanjangan, Pemkab Sula Shalat Istisqa

Selasa, 1 September 2026 - 10:55 WIT

BPK RI dan Pemprov Malut Bahas Pemeriksaan Kinerja

Berita Terbaru

Hendra Kasim

Opini

Merampas atau Memulihkan

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:56 WIT

Daerah

Cuaca Panas Berkepanjangan, Pemkab Sula Shalat Istisqa

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:06 WIT