Teliti Trah Mus – Kasuba, Irmon Machmud Raih Doktor Cumlaude

Rabu, 2 September 2026 - 17:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id — Irmon Machmud meraih gelar Doktor Ilmu Politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta setelah berhasil mempersentasikan disertasinya berjudul Clan Based Resilience (Daya Tahan Politik Kekerabatan) Trah Mus dan Trah Kasuba di Maluku Utara.

Promosi Doktor Ilmu Politik itu berlangsung melalui Sidang Senat Terbuka di Unas Jakarta, Rabu (2/9/2026). Sidang dipimpin Ketua Sidang Dr. Aos Yuli Firdaus, M.Si.

Dalam ujian terbuka itu Irmon diuji tim akademik terdiri dari Promotor Prof. Dr. Maswadi Rauf, MA, Ko-Promotor Prof. Dr. Erna Ernawati Chotim, M.Si, Penguji Eksternal Prof. Dr. Susanto Zuhdi, M.Hum, serta Penguji Internal Dr. Asrab Jalal, M.Si dan Dr. TB. Massa Dhafar, M.Si.

Setelah melalui rangkaian ujian dan mempertahankan hasil penelitiannya, Irmon dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude.

Irmon yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi dan Kesekretariatan Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara itu mengangkat isu politik kekerabatan dalam dinamika demokrasi lokal di Maluku Utara.

Penelitian itu berangkat dari perkembangan demokrasi pasca-Reformasi yang membuka ruang partisipasi politik lebih luas. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga memperlihatkan adanya kecenderungan konsentrasi kekuasaan pada kelompok elite tertentu.

Baca Juga :  NasDem Malut Gelar Aksi Tanggapi Pemberitaan Tempo

Dalam kajiannya, Irmon menggunakan pemikiran Robert Dahl mengenai polyarchy, yakni tatanan politik yang antara lain dapat dilihat dari tingkat kontestasi atau oposisi serta kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kompetisi politik.

Ia juga melihat perkembangan demokrasi elektoral di Indonesia yang secara prosedural semakin terbuka melalui penyelenggaraan pemilu. Namun, kondisi itu belum sepenuhnya menghasilkan sirkulasi elite dan kepemimpinan politik sehat di sejumlah daerah.

Fenomena local strongman, politik transaksional, kleptokrasi lokal, kebangkitan aristokrasi, politisasi identitas hingga politik dinasti menjadi bagian dari dinamika politik lokal pasca-Reformasi yang turut menjadi latar kajian.

Dalam konteks Maluku Utara, Irmon memfokuskan penelitian pada dua trah politik, yakni Trah Mus dan Trah Kasuba, yang dinilai memiliki daya tahan panjang dalam dinamika politik daerah.

Daya tahan politik kedua trah itu kemudian dianalisis menggunakan sejumlah pendekatan teoritis. Diantaranya teori boundary control Gibson dan konsep closed game Behrend, serta teori mekanisme penutupan arena politik.

Baca Juga :  Dibalik Gemerlap Emas PT. TUB Halmahera Barat

Melalui penelitian itu, Irmon mengajukan pertanyaan utama mengenai bagaimana politik kekerabatan Trah Mus dan Trah Kasuba berkembang serta faktor-faktor yang membuat kedua klan politik tersebut mampu bertahan dalam dinamika politik lokal Maluku Utara.

Kajian tersebut sekaligus menempatkan politik kekerabatan sebagai salah satu aspek penting dalam memahami hubungan antara demokrasi elektoral, kekuasaan keluarga, institusi politik dan proses sirkulasi elite di tingkat daerah.

Irmon sendiri merupakan alumni Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Manado.

Dalam momentum promosi doktor tersebut, Irmon didampingi istrinya, Dr. Wirda Albaar, keluarga serta civitas akademika Universitas Nasional Jakarta.

Dengan diraihnya gelar doktor itu, penelitian Irmon diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam melihat perkembangan politik lokal mengenai keberlangsungan politik kekerabatan dalam sistem demokrasi elektoral di Maluku Utara. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Jejak NU ke Mimbar Hari Santri, Aka Merajut Pesan untuk Generasi Masa Depan
Rabu Membaca di SMPN 1 Ternate, Perkuat Budaya Literasi Siswa
Sahril Thahir Ingatkan Kader Gerindra Jangan Cuma Jadi Anggota Partai
Kadikbud Malut dan Jajaran Jangkau 11 Sekolah di Taliabu, Sulitnya Akses Pendidikan Terungkap
Gerindra Malut Siap Kawal Asta Cita Prabowo hingga ke Tingkat Desa
Diklat Laskar Gerindra Malut Dibuka, Sahril Thahir Kobarkan Semangat Juang Kader
Resmi Dikukuhkan, PKB Ternate Pasang Target Besar Hadapi Kontestasi Politik
Diklat 110 Bendahara Sekolah, Dikbud Malut Tegas Soal Anggaran

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:41 WIT

Jejak NU ke Mimbar Hari Santri, Aka Merajut Pesan untuk Generasi Masa Depan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55 WIT

Rabu Membaca di SMPN 1 Ternate, Perkuat Budaya Literasi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Sahril Thahir Ingatkan Kader Gerindra Jangan Cuma Jadi Anggota Partai

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:03 WIT

Kadikbud Malut dan Jajaran Jangkau 11 Sekolah di Taliabu, Sulitnya Akses Pendidikan Terungkap

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:01 WIT

Gerindra Malut Siap Kawal Asta Cita Prabowo hingga ke Tingkat Desa

Berita Terbaru

Daerah

Kalahkan Sulamina, Badai Biru Juara Pemdes Cup III

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:46 WIT

Pembacaan Surat Yasin dan lantunan doa oleh pengurus PW Fatayat NU Maluku Utara di makam mendiang H. Mudaffar Sjah, Sultan ke-48. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Fatayat NU Malut Kenang Sultan, Kirim Doa untuk Para Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:21 WIT