Kasedata.id – Reses Anggota DPRD Kota Ternate Daerah Pemilihan (Dapil) II Ternate Selatan–Moti, Najib Hi. Talib, di RT 04 Kelurahan Gambesi, Senin (14/9/2026) malam, berubah menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyodorkan sejumlah kebutuhan dasar yang dinilai mendesak ditangani pemerintah.
Warga tidak hanya menyampaikan keluhan soal infrastruktur, tetapi juga menyoroti kebutuhan penerangan, fasilitas Posyandu hingga penataan Kantor Kelurahan Gambesi. Beragam persoalan tersebut kemudian dicatat sebagai aspirasi yang akan diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.
Najib mengatakan, salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan warga berkaitan dengan kondisi jalan lingkungan dan kebutuhan pembangunan talud penahan tanah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang membutuhkan perbaikan. Mereka juga menyampaikan kebutuhan pembangunan talud penahan tanah untuk mengantisipasi luapan air maupun potensi longsor,” kata Najib.
Menurutnya, kebutuhan warga tidak berhenti pada persoalan akses jalan. Penerangan di sejumlah titik juga dinilai penting karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Warga juga menyampaikan kebutuhan lampu jalan di beberapa titik vital untuk menunjang keamanan dan kenyamanan warga saat malam hari,” ujarnya.
Sementara itu, fasilitas pelayanan dasar ikut menjadi perhatian. Warga menyampaikan keterbatasan perlengkapan operasional Posyandu yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Warga juga meminta adanya percepatan penyelesaian serta penataan infrastruktur Kantor Kelurahan Gambesi agar pelayanan publik kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Di tengah berbagai aspirasi pembangunan tersebut, reses juga diisi dengan dukungan terhadap sektor pertanian. Najib menyerahkan bantuan 10 karung pupuk dengan total berat 0,5 ton atau 500 kilogram kepada enam kelompok tani kangkung di Kelurahan Gambesi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung produktivitas kelompok tani sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat setempat.
Ia menegaskan, seluruh persoalan yang disampaikan warga tidak akan berhenti sebagai catatan dalam forum reses. Aspirasi tersebut akan dibawa ke proses pembahasan pembangunan melalui Pokir DPRD.
“Usulan yang masuk dicatat sebagai pokok pikiran DPRD untuk dikawal dalam penyusunan anggaran prioritas pembangunan Kota Ternate ke depan,” tandasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi




![Rangkaian kegiatan P2KK dan MASTA UMMU 2026 yang berlangsung di Landmark Ternate [dok : ani/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260913_223623-225x129.jpg)

