Pengelolaan Keuangan Maluku Utara Disorot, PR Besar Gubernur Terpilih

Selasa, 17 Desember 2024 - 18:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktisi hukum Suyono Sahmil || Istimewa

Praktisi hukum Suyono Sahmil || Istimewa

Kasedata.id — Praktisi hukum Suyono Sahmil melontarkan kritik terhadap Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, yang menyatakan lambannya kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Menurut Suyono, masalah ini tidak terlepas dari kurangnya keseriusan Samsuddin dalam mengevaluasi pimpinan OPD yang diduga terlibat masalah hukum dan suap.

“Bagaimana kita bisa berharap pengelolaan keuangan daerah berjalan baik jika para pimpinan OPD sendiri diduga bermasalah dengan praktik suap. Kebobrokan ini sudah jelas terlihat dari berbagai kasus sebelumnya, termasuk menyeret mantan Gubernur Abdul Ghani Kasuba,” ujar Suyono kepada media, Selasa (17/12/2024).

Suyono menilai sejak dilantik pada 17 Mei 2024, Samsuddin Abdul Kadir belum menunjukkan keseriusan dalam membersihkan tubuh pemerintahan. “Sejak awal, sudah banyak OPD  diduga bermasalah secara hukum. Jika praktik suap masih dibiarkan, mustahil tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah bisa membaik,” katanya.

Dia juga mengkritik pengakuan Samsuddin dalam salah satu kesempatan menyebut pernah memberikan uang kepada Abdul Ghani Kasuba. Hal ini, menurut Suyono, mencerminkan lemahnya integritas di jajaran pemerintahan Maluku Utara, terutama di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Kepala BPKAD dalam fakta persidangan juga mengakui memberikan uang kepada AGK. Kalau kepala badan keuangan seperti ini, bagaimana mungkin kita mengharapkan pengelolaan keuangan daerah yang bersih?” tegasnya.

Tata Kelola Keuangan di Persimpangan

Suyono menekankan BPKAD memiliki peran krusial dalam memastikan roda pemerintahan berjalan bersih dan sehat. Dengan adanya perubahan regulasi dari PP Nomor 58 Tahun 2005 menjadi PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, seharusnya Maluku Utara mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa pembenahan mendalam.

“Jika pimpinan BPKAD saja menjadi salah satu pemberi uang terbesar kepada AGK, maka ini bukan lagi soal sistem, melainkan integritas personal. Samsuddin harus membereskan ini terlebih dahulu sebelum berbicara perbaikan tata kelola keuangan,” tambah Suyono.

Baca Juga :  Tak Mau Ada Korban, Pemprov Malut Putar Otak Selamatkan PPPK di 2027

PR Besar Gubernur Terpilih

Jelang masa jabatan Gubernur terpilih Sherly Tjoanda bakal menjadi Pekerjaan Rumah atau PR besar di Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Untuk itu, Suyono berharap harus ada perubahan signifikan. Ia menyarankan agar Sherly tidak lagi menggunakan jasa pimpinan OPD yang terlibat masalah hukum, khususnya mereka pernah diperiksa oleh KPK terkait dugaan suap.

“Mereka yang sudah mengakui memberikan suap seperti BPKAD sebaiknya diblacklist. Pemerintahan tak perlu menanggung beban dari pejabat bermasalah seperti ini,” tegasnya.

Suyono optimis banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompeten dan berintegritas di Maluku Utara. “Jika Ibu Sherly dilantik, harapan saya jelas jangan gunakan lagi pejabat bermasalah ini. Ada banyak ASN yang layak memimpin OPD dengan profesionalisme tinggi,” tutupnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Abubakar Abdullah Ingatkan Alumni dan Kader PMII Jaga Soliditas, Jangan Baper
BPC HIPMI Desak BPP Tak Libatkan Mantan Pengurus di Musdalub
Pemkot, DPRD, dan TNI Bersinergi Percepat KKMP di Ternate
3 Kader Fatayat NU Malut Lolos Kader Pangan BPOM, Siap Jadi Agen Edukasi Masyarakat
Dinilai Tak Layak, Reagen-Rio Ditolak Maju HIPMI Malut
Dunia Akui Rempah Malut, FAO Turun Jaga Keaslian Cengkeh dan Pala
Maluku Utara Masuk Proyek Dunia, Cengkih dan Pala Siap Mendunia
Soal RKAB, KATAM Dukung Pempus Cabut Izin Perusahaan Bermasalah 

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:56 WIT

Abubakar Abdullah Ingatkan Alumni dan Kader PMII Jaga Soliditas, Jangan Baper

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:37 WIT

BPC HIPMI Desak BPP Tak Libatkan Mantan Pengurus di Musdalub

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:15 WIT

Pemkot, DPRD, dan TNI Bersinergi Percepat KKMP di Ternate

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:00 WIT

3 Kader Fatayat NU Malut Lolos Kader Pangan BPOM, Siap Jadi Agen Edukasi Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIT

Dinilai Tak Layak, Reagen-Rio Ditolak Maju HIPMI Malut

Berita Terbaru

Drawing Cabor Sepak Bola PORPROV V yang berlangsumg di Hotel Grand Majang Ternate [dok : kasedata]

Olahraga

Drawing PORPROV 2026, Ternate Tantang Tuan Rumah Halut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:26 WIT

Mahasiswa KKSD UMMU Kelompok 3 dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkotika [dok : kasedata]

Pendidikan

Mahasiswa UMMU Edukasi Pelajar Desa Tului Soal Bahaya Narkotika

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:22 WIT

Laga penutup musim antara Borneo FC dan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda [dok : kasedata]

Olahraga

Laga Penutup Musim, Borneo FC Hancurkan Malut United 7-1

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:44 WIT

Latar surat pemberitahuan penundaan PORPROV Malut/Logo PORPROV 2026 [Dok : kasedata]

Olahraga

PORPROV Malut Ditunda, Ini Jadwal Barunya

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:33 WIT