Pasar Bastiong Ternate “Mati Suri”, Kadisprindag Dianggap Gagal

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ruko lantai dua di Pasar Bastiong Kota Ternate || Foto : Sukarsi_kasedata

Kondisi ruko lantai dua di Pasar Bastiong Kota Ternate || Foto : Sukarsi_kasedata

Kasedata.id – Ruko lantai dua di Pasar Bastiong Kota Ternate, mengalami kondisi “mati suri”. Sejak lama, area ini hanya dihuni sebagian kecil pedagang pakian. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisprindag) dianggap gagal dalam mengelola pasar Bastiong lantai dua yang berdampak kepada pedagang .

Pantauan  media ini pada Kamis (10/7/2025), menunjukan sebagian besar ruko terlihat kosong, gelap, dan tidak terawat dalam kondisi sangat memprihatinkan. Masih ada beberapa pedagang pakaian yang bertahan di lantai dua. Para pedagang di area ini, bahkan mengeluhkan sepi pembeli yang berdampak langsung pada penghasilan harian mereka.

“Kami ini susah cari pendapatan.  Sudah empat hari tidak ada pembeli naik kesini (lantai dua) ungkap salah satu pedagang pakaian kepada kasedata.id.

Meski aktivitas jual beli nyaris tak berjalan, para pedagang tetap dibebani kewajiban membayar retribusi pasar. Menurut pedagang, mereka dikenakan biaya retribusi sebesar Rp500 ribu per bulan. Namun karena minimnya pendapatan, mereka hanya mampu membayar Rp300 ribu bahkan terkadang tidak sama sekali.  Selain itu, para pedagang menganggap bahwa kondisi ini butuh perhatian serius serta kebijakan Kadisprindag Kota Ternate untuk  melakukan evaluasi  tata kelola pasar di tengah perubahan jaman.

Kasubag Tata Usaha UPTD Pasar Bastiong Abdul Muis Jumadil, membenarkan kondisi tersebut. Dari total 100 unit ruko di lantai dua, hanya 40 yang saat ini aktif digunakan.

Baca Juga :  Libas Tuan Rumah, Basket Putri Kota Ternate Raih Emas 

Ia juga menyampaikan data keseluruhan tempat usaha di pasar Bastiong,  berjumlah 415 unit, terdiri dari 278 ruko dan 137 tempat pasar harian. Dari jumlah tersebut, hanya 303 unit yang aktif digunakan pedagang, sementara 112 unit lainnya tidak terpakai.

Abdul menjelaskan, salah satu penyebab utama kekosongan ruko adalah berkurangnya minat konsumen khususnya  produk pakaian yang dijual di lantai dua.

“Banyak pakaian yang dijual di lantai dua desain lama yang tidak lagi diminati oleh pembeli. Karena permintaan turun, nilai jual pun ikut merosot. Ini yang membuat banyak pedagang memilih tutup dan meninggalkan ruko,” jelasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Rakernas JKPI, Kaban Kesbangpol Dampingi Wawali Ternate Cek Venue Hotel
Kawasan Transmigrasi Maluku Utara Didorong Jadi Lumbung Pangan Baru
Besok Mulai Bertugas, Yusran Pimpin Biro Hukum dan Yayat Pegang Kendali Dinkop Malut
Rekam Jejak Panjang Berdedikasi, Erva Pramukawaty Resmi Nakhodai Sekretariat DPRD Maluku Utara
Sekda Maluku Utara Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Sekwan DPRD Termasuk
Pemprov Malut Evaluasi 15 Jabatan Plt, Dua Posisi Eselon II Segera Terisi
BI dan Pemprov Malut Perkuat Kolaborasi Dorong Ekonomi Biru dan Kendalikan Inflasi
Pemprov Malut Dorong Penguatan Ekonomi Biru untuk Optimalkan Potensi Laut

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIT

Rakernas JKPI, Kaban Kesbangpol Dampingi Wawali Ternate Cek Venue Hotel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:10 WIT

Kawasan Transmigrasi Maluku Utara Didorong Jadi Lumbung Pangan Baru

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:20 WIT

Besok Mulai Bertugas, Yusran Pimpin Biro Hukum dan Yayat Pegang Kendali Dinkop Malut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIT

Rekam Jejak Panjang Berdedikasi, Erva Pramukawaty Resmi Nakhodai Sekretariat DPRD Maluku Utara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:12 WIT

Sekda Maluku Utara Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Sekwan DPRD Termasuk

Berita Terbaru

Wisudawaan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Tidore Mandiri [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

STIMIK Tidore Mandiri Wisuda, Bidik Status Institut

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:57 WIT

Sekretaris Pengcab FORKI Halut, Boyke Raymond Toisuta

Olahraga

SK Pembekuan FORKI Halut Dipertanyakan, Siapkan Somasi

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:37 WIT

Pendidikan

Wali Kota Ternate Dukung Munas FPIP-PTM di UMMU

Kamis, 20 Agu 2026 - 18:28 WIT