2026, Ini Arah Kawasan Ekonomi Baru di Ternate Selatan

Senin, 14 Juli 2025 - 18:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly || Foto : kasedata.id

Sekda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly || Foto : kasedata.id

Kasedata.id – Pemerintah Kota Ternate akan menata kawasan reklamasi Toboko–Mangga Dua sebagai kawasan ekonomi baru di Kecamatan Ternate Selatan mulai tahun 2026. Proyek ini diprioritaskan untuk penataan lapak pelaku UMKM dengan alokasi anggaran mencapai Rp12,5 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan kawasan tersebut akan dikembangkan secara lebih representatif agar memberi dampak ekonomi signifikan bagi pelaku usaha lokal.

“Kondisi lapak UMKM saat ini sebagian masih menggunakan material seadanya seperti tripleks dan semi permanen. Tahun depan kami targetkan seluruh lapak akan tertata dengan baik dan menyesuaikan penataan kawasan Jole Majiko yang sudah lebih dulu dibangun,” kata Rizal kepada medai, Senin (14/7/2025).

Ia menegaskan bahwa konsep pembangunan kawasan UMKM ini tidak membelakangi laut guna menghindari dampak buruk seperti pembuangan sampah ke laut serta tetap menjaga estetika dan fungsi ruang yang ramah lingkungan.

“Belasan miliar dialokasikan ini murni untuk infrastruktur lapak UMKM. Kita ingin wujudkan pemerataan fungsi ruang di Kota Ternate supaya pembangunan tidak terpusat hanya di kota, tetapi menyebar hingga wilayah selatan dan utara,” jelasnya.

Selain penataan UMKM, Pemkot juga mengalokasikan anggaran dalam APBD Induk 2026 untuk pemeliharaan total dua menara Masjid Al-Munawar, Duafa Center, serta optimalisasi Sport Hall dan Plaza Gamalama.

Baca Juga :  Disperkimtan Bangun Empat Huntap Baru di Pulau Ternate

“Konstruksi menara berada diatas laut sehingga perencanaan teknis harus matang agar tidak terjadi patahan atau korosi lagi. Ini menjadi perhatian serius kami,” tutur Rizal.

Lebih lanjut, Rizal menyampaikan Pemkot juga mendorong pemerataan pembangunan simpul ekonomi melalui pengembangan pusat UMKM di seluruh wilayah kota.

“Kawasan Fitu hingga Jambula masih dalam tahap kajian dan sosialisasi. Namun arah kebijakan ke depan sangat jelas menghadirkan ruang ekonomi yang hidup dan inklusif di setiap kecamatan,” ujarnya.

Rizal memastikan bahwa untuk kawasan reklamasi Toboko–Mangga Dua akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis UMKM yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Sekda Maluku Utara Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Sekwan DPRD Termasuk
Pemprov Malut Evaluasi 15 Jabatan Plt, Dua Posisi Eselon II Segera Terisi
BI dan Pemprov Malut Perkuat Kolaborasi Dorong Ekonomi Biru dan Kendalikan Inflasi
Pemprov Malut Dorong Penguatan Ekonomi Biru untuk Optimalkan Potensi Laut
Gubernur Targetkan Maluku Utara Bebas Korupsi Lewat Sinergi APIP dan APH
Wakil Gubernur Maluku Utara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81
DPRD Malut Ingatkan Pinjaman Pemprov Jangan Keluar dari Aturan
Wagub Malut Kenang Jasa Al Yasin Ali, Ajak Masyarakat dan ASN Panjatkan Doa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:12 WIT

Sekda Maluku Utara Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Sekwan DPRD Termasuk

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:31 WIT

Pemprov Malut Evaluasi 15 Jabatan Plt, Dua Posisi Eselon II Segera Terisi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:57 WIT

BI dan Pemprov Malut Perkuat Kolaborasi Dorong Ekonomi Biru dan Kendalikan Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:28 WIT

Pemprov Malut Dorong Penguatan Ekonomi Biru untuk Optimalkan Potensi Laut

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:29 WIT

Gubernur Targetkan Maluku Utara Bebas Korupsi Lewat Sinergi APIP dan APH

Berita Terbaru