Pemprov Malut Bebaskan Komite 272 Sekolah Swasta dan Agama

Senin, 18 Agustus 2025 - 14:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Provinsi Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Malut H. Sarbin Sehe. Keduanya menyerahkan buku tabungan Bosda kepada 272 kepala sekolah sebagai hadiah kemerdekan di momen HUT-80 RI. || dok : Ilham/Kasedata

Gubernur Provinsi Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Malut H. Sarbin Sehe. Keduanya menyerahkan buku tabungan Bosda kepada 272 kepala sekolah sebagai hadiah kemerdekan di momen HUT-80 RI. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id Tepat di momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan kabar gembira bagi dunia pendidikan. Sebanyak 272 sekolah swasta dan sekolah berbasis keagamaan resmi mendapatkan kebijakan pembebasan uang komite.

Gubernur Maluku Utara melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara, Abubakar Abdullah menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan perluasan dari program unggulan Gubernur Serly Tjoanda Laos dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe terkait sekolah gratis yang sebelumnya hanya menyasar sekolah negeri.

“Pada momen upacara 17 Agustus 2025 tahun ini, Gubernur Maluku Utara tadi menyerahkan buku tabungan Bosda kepada 272 kepala sekolah yang diwakili 11 kepala sekolah,” jelas Abubakar kepada awak media, Minggu (17/8/2025).

Ia menyebutkan belasan sekolah itu diantaranya SMK Yaro Halut, SMK Makedonia Halteng, MAN 1 Kota Ternate, MAS Darul Ulum Sasa, MAS Nurul Jihad Tului, MAS Risalatul Huda, SMS Al Irsyad, SMAS Mafakati, SMA Muhammadyah, SMKS Bina Informatika dan SNKs Nukila Ternate.

“Sekolah swasta, SMA/SMK kristen, serta Madrasah Aliyah se-Maluku Utara juga turut merasakan manfaatnya. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pemerataan pendidikan tanpa membedakan status sekolah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Malut Pastikan APBD-P 2025 Fokus Layanan Publik dan Infrastruktur

Bagi dia momentum hari kemerdekaan ini dapat di wujudkan makna kemerdekaan yang sesungguhnya bagi anak-anak Maluku Utara yang bebas belajar tanpa terbebani biaya.

Abubakar menegaskan kebijakan itu sudah menyentuh sebanyak 492 sekolah di Maluku Utara yang mendapatkan dukungan pembebasan uang komite dengan total 70.983 siswa. Sehingga, lanjut dia, pemerintah berharap langkah ini mampu meringankan beban orang tua, meningkatkan akses pendidikan sekaligus memacu mutu sekolah.

“Kebijakan tersebut menjadi hadiah istimewa Ibu Gubernur dan Wagub di Hari Kemerdekaan, sekaligus bukti nyata bahwa perjuangan memajukan pendidikan adalah bagian dari mengisi kemerdekaan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua
Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan
Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo
DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona
Komisi IV DPRD Malut Soroti Kerusakan Kelas dan Sertifikasi Guru
Ketum KONI Ternate Pantau Latihan Atlet Porprov
Mudik Bersubsidi 2026 Tuntas, 12 Ribu Lebih Warga Malut Terlayani Aman dan Terjangkau
Pemkab Halsel Perkuat Displin dan Kinerja ASN

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:12 WIT

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua

Kamis, 2 April 2026 - 14:39 WIT

Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan

Kamis, 2 April 2026 - 11:24 WIT

Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo

Rabu, 1 April 2026 - 17:41 WIT

DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:19 WIT

Ketum KONI Ternate Pantau Latihan Atlet Porprov

Berita Terbaru