Pemda Halsel Bahas Hasil Kajian Transmigrasi

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembahasan hasil kajian transmigrasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Halsek [dok : ridal/kasedata]

Pembahasan hasil kajian transmigrasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Halsek [dok : ridal/kasedata]

Kasedata.id – Tim Ekspedisi Patriot yang terdiri dari profesor, doktor, dosen peneliti, serta mahasiswa magister dan sarjana telah melakukan penelitian intensif sejak September 2025. Kajian tersebut difokuskan pada sejumlah desa prioritas seperti Desa Jojame, Kecamatan Bacan Barat Utara, yang tengah dipersiapkan sebagai lokasi pengembangan permukiman dan transmigrasi di Kabupaten Halmahera Selatan.

Selain Jojame, tim juga meninjau berbagai desa sekitar yang dinilai memiliki potensi pengembangan ekonomi, komoditas unggulan, serta kesiapan infrastruktur dasar dalam mendukung program transmigrasi.

Kegiatan lapangan mencakup : satu, pemetaan kawasan prioritas transmigrasi. Dua, evaluasi infrastruktur dasar dan layanan publik. Tiga, wawancara masyarakat dan tokoh lokal. Empat, kajian sosial ekonomi. Lima, analisis potensi komoditas unggulan berbasis lokalitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam agenda diseminasi, perwakilan tim akademisi memaparkan laporan akhir hasil penelitian. Setelah itu, akan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama pimpinan OPD, Badan Pertanahan Nasional, dan instansi teknis lain untuk memperkaya serta memvalidasi temuan lapangan.

Baca Juga :  Dari KONI, Gairah Olahraga Kian Menguat di Ternate

FGD ini akan menjadi forum strategis bagi sinkronisasi hasil kajian akademis dengan kebutuhan kebijakan pemerintah daerah sebelum laporan final disampaikan kepada Kementerian Transmigrasi.

Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, menjelaskan bahwa tim akademisi mengerjakan tiga agenda besar terkait pengembangan kawasan transmigrasi:

1. Evaluasi Kawasan

Menilai kawasan transmigrasi yang telah berjalan maupun yang direncanakan sebagai lokasi penempatan baru, termasuk desa-desa di Bacan Barat Utara.

2. Desain Pengembangan Komoditas Unggulan

Memetakan arah pengembangan ekonomi desa berdasarkan potensi lokal, termasuk komoditas unggulan yang bisa dikembangkan di Desa Jojame dan sekitarnya.

3. Model Kelembagaan Ekonomi dan Mitigasi Konflik

Menyusun model kelembagaan ekonomi masyarakat transmigrasi, termasuk rancangan sistem aquaculture bagi desa pesisir dan strategi pencegahan konflik sosial.

Baca Juga :  Panen Perdana 300 Kg Petani Kluting Jaya Mulai Kuasai Pasar Cabai Weda

Helmi menegaskan bahwa kegiatan diseminasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas dan akurasi kajian yang telah berlangsung selama tiga bulan.

“Tim ini turun langsung ke lapangan. Kajian mereka sangat komprehensif, mulai dari evaluasi kawasan transmigrasi, analisis komoditas unggulan, hingga penyusunan model kelembagaan ekonomi yang relevan,” ujar Helmi.

Ia juga menilai keterlibatan akademisi berpengalaman. Para profesor, doktor, hingga mahasiswa pascasarjana yang memberikan kedalaman analisis sangat penting dalam menghasilkan rekomendasi ilmiah dan aplikatif.

Setelah FGD bersama OPD terkait, tim akademisi akan menyempurnakan rekomendasi sebelum laporan final dikirimkan kepada Kementerian Transmigrasi.

“Hal ini penting agar arah kebijakan yang ditetapkan benar-benar sesuai kebutuhan daerah. Khususnya di Bacan Barat Utara, termasuk Desa Jojame dan desa prioritas lainnya. Kami ingin pengembangan transmigrasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Helmi. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Gubernur Sherly Pacu Maluku Utara Sukseskan Program Nasional Lewat Koperasi Merah Putih
Menko Pangan Targetkan 35.000 Kopdes Beroperasi September 2026
Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional
Korban Tabrakan Longboat di Taliabu Ditemukan Meninggal
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah
BPJN Malut Rampungkan Jembatan Ake Oba, Akses Warga Kembali Dibuka
Sinergi Muslimat NU dan Fatayat NU Maluku Utara Kian Kokoh, Soliditas Organisasi Diperkuat

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:36 WIT

Gubernur Sherly Pacu Maluku Utara Sukseskan Program Nasional Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Menko Pangan Targetkan 35.000 Kopdes Beroperasi September 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIT

Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:12 WIT

500 BSPS Menanti, Disperkimtan Ternate Butuh Kerjasama Camat-Lurah

Berita Terbaru