Tiga Hari Dicari, Bocah Korban Diterkam Buaya Kembali ke dalam Duka

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

Kasedata.id – Sungai Inggoi menjadi tempat bermain air, berubah menjadi saksi perpisahan. Affan (10 tahun), bocah yang dilaporkan hilang usai diterkam buaya kini ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim SAR Gabungan, Kamis pagi (18/12/2025).

Affan dilaporkan hilang sejak Selasa (16/12/2025) saat pergi mandi dan berenang di sungai Inggoi, Desa Amasing, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Peristiwa tragis itu meninggalkan duka mendalam. Tak hanya keluarga, tetapi juga masyarakat setempat hingga Bupati Halsel Bassam Kasuba, turut hadir melayat ke rumah duka sebagai bentuk belasungkawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa pada hari ketiga Operasi SAR, Tim SAR Gabungan mulai bergerak pukul 06.50 WIT. Setelah briefing, personel dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

Baca Juga :  Demi Ilmu Harus Menantang Sungai, Kisah Pelajar Waisakai di Kepulauan Sula

“Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet Basarnas, longboat masyarakat, serta perahu nelayan. Penyisiran dilakukan di sepanjang Sungai Inggoi hingga ke wilayah pesisir laut,” jelas Iwan.

Sekitar pukul 08.45 WIT, Tim SAR menerima informasi dari nelayan Desa Awanggo bahwa korban telah ditemukan. Tim kemudian bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk melakukan evakuasi, sebelum jasad Affan dibawa dan diserahkan ke pihak keluarga.

“Dengan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, Operasi SAR resmi ditutup. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tambahnya.

Baca Juga :  Ternate Berbenah, Sepak Bola Jadi Gerbang Kebangkitan Daerah

Kronologi Kejadian

Diketahui bahwa peristiwa nahas ini terjadi pada 16 Desember 2025 sekitar pukul 16.00 WIT. Korban bersama teman-temannya pergi berenang di Sungai Inggoi. Namun nahas, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menerkam Affan hingga terseret ke dalam sungai.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur. Diantaranya, Unit Siaga SAR Halmahera Selatan, Kodim 1509/Labuha, Polres Halmahera Selatan, Pos Polair Halmahera Selatan, Pos AL Bacan, Kompi Brimob Halmahera Selatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Masyarakat Desa Tamansari, Rawabadak, dan Awanggo. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak
SRT 1 Tak Kunjung Rampung, Wagub Maluku Utara Tagih Komitmen Kontraktor
Revitalisasi BUMD Diuji, Pemprov Malut Bidik Mesin Baru PAD

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Rabu, 30 September 2026 - 13:40 WIT

Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah

Selasa, 29 September 2026 - 18:56 WIT

Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT